Minggu, 15 November 2009

Jamur Kaya Nutrisi

Jamur Kaya Nutrisi dari Limbah Pertanian
Ditulis oleh Istimewa
Jumat, 26 Desember 2008 02:37
Jamur Pangan
Saat ini, sudah banyak ragam jamur konsumsi dibudidayakan petani. Yang populer adalah jamur merang dan jamur kayu (tiram, shiitake, ku-ping dan champignon).
Dari beberapa spesies jamur tropika dan subtropika, jamur merang (Volvariella volvacea) merupakan jamur yang paling dikenal, terutama untuk masyarakat Asia Tenggara, dan telah lama dibudidayakan sebagai bahan pangan, karena termasuk golongan jamur yang enak rasanya.
Jamur merang umumnya tumbuh pada media yang merupakan sumber selulosa, misalnya, pada tumpukan merang, dekat limbah penggilingan padi, limbah pabrik kertas, ampas batang aren, limbah kelapa sawit, ampas sagu, sisa kapas, kulit buah pala, dan sebagainya.
Jamur merang kaya akan protein kasar dan karbohidrat bebas N (N-face carbohydrate). Tingkat kandungan serat kasar dan abu adalah moderat, sedangkan kandungan lemaknya rendah. Nilai energi jamur merang rendah, namun merupakan sumber protein dan mineral yang baik dengan kandungan kalium dan fosfor yang tinggi. Kandungan Na, Ca, Mg dan Cu, Zn , Fe cukup. Kandungan logam berat Pb dan Cd tidak ada, sehingga jamur merang sangat baik digunakan sebagai bahan makanan sehari-hari. Kandungan protein jamur merang mencapai 1, 8 persen, lemak 0.3 persen, dam karbohidrat 12 – 48 persen. Tahapan budidayanya adalah tahap isolasi, pembuatan bibit, penanaman dan pemanenan .
Jenis jamur pangan lainnya adalah jamur tiram yang banyak diusahakan di Jawa Barat. Pembiakan jamur tiram (Pleurotus ostreatus) biasanya menggunakan media tumbuh yang berasal dari limbah serbuk gergaji. Umumnya, jamur tiram tumbuh pada kayu atau serbuk kayu dari tanaman bercabang (dikotil), bertajuk rimbun, berkayu lunak, berumur lebih dari 10 tahun, bukan jenis kayu yang mengandung minyak seperti pinus.
Jenis kayu yang baik untuk media tumbuh jamur diantaranya akasia, wuru kembang, se-ngon, kemiri cina, randu alas, kapuk, dadap, golongan beringin atau karet, ceplok piring, murbei .
Jamur tiram mengandung 18 macam asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh manusia dan tidak mengandung kolesterol. Komposisi dan kandungan nutrisi setiap 100 gram jamur tiram adalah 367 kalori, 10,5-30,4 persen protein, 56,6 persen karbohidrat, 1,7-2,2 persen lemak, 0.20 mg thiamin, 4.7-4.9 mg riboflavin, 77,2 mg niacin, dan 314.0 mg kalsium.

Jamur Kuping
Di daerah Yogyakarta, dominasi budidaya adalah jamur kuping. Jamur kuping termasuk jamur kayu, karena jamur ini umumnya juga menempel pada pokok kayu yang telah lapuk. Spesies jamur kuping, terutama dibedakan karena warnanya.
Jenis kayu yang lembek tidak akan baik untuk penanaman jamur kayu, apalagi jenis kayu yang mudah bertunas seperti pohon dadap (Erythrina sp) dan lain - lain. Untuk budidaya secara massal, para petani biasanya menggunakan media tanam dengan komposisi limbah serbuk gergaji, bekatui, kapur, gips, tapioka, jagung giling dan pupuk ZA. Jamur kuping hitam dan jamur kuping merah merupakan jenis jamur kuping yang banyak dikonsumsi dan dibudidayakan, terutama di Indonesia.
Jamur kuping hitam rasanya lebih enak dan harganya lebih mahal, tetapi produktivitasnya lebih rendah dibandingkan jenis jamur kuping lainnya. Kandungan gizi jamur kuping memang cukup tinggi. Air mencapai 89,1 persen, protein 4,2 persen, lemak 5,3 persen, karbohidrat 2,8 persen, N bebas 63 persen, serat 19,8 persen, abu 4,7 persen dan kalori 351,0 mg per 100 gram.
Kehadiran jamur kuping dalam menu masakan dapat menjadi penawar zat toksik dalam bahan makanan. Misalnya, logam berat, deterjen, atau residu pestisida. Disamping itu, zat pada jamur kuping dapat menonaktifkan kolesterol. Perkembangan terakhir membuktikan bahwa ekstrak jamur kuping dapat menurunkan gula darah. Jamur ini dapat ditanam di daerah beriklim dingin sampai panas antara 12 - 35 derajat Celcius.
Jamur pangan lain yang bisa dibudidayakan adalah jamur shiitake ( Lentinula edodes). Shiitake merupakan salah satu jamur konsumsi yang paling mudah dibudidayakan. Jamur ini disebut juga jamur kayu cokelat, karena tumbuhnya di kayu, dan warna tudungnya kecoklatan.
Shiitake dapat digunakan sebagai penurun gula darah, anti-kanker/tumor. Sedangkan studi lanjutan di Jepang menyebutkan lentinen efektif melawan virus influenza. Media tanam shiitake secara tradisio-nal biasanya menggunakan pokok kayu yang dilubangi. Sedangkan secara modern menggunakan limbah serbuk gergaji kering yang diayak dengan ditambah bahan pembantu bekatul (limbah penggilingan padi) dan dedak jagung, sukrosa dan kalsium karbonat.
Kandungan gizi dari persentase berat kering (100 g) adalah 13, 4-17, 5 persen protein kasar, 4,9-8,9 persen lemak kasar, 67,5-78,0 persen total karbohidrat (+N), 59,5-70, 7 persen karbohidrat (tanpa N), 7,3-8,0 persen serat kasar, 3,7-7,0 persen abu, dan 387-392 kalori. Kandungan asam aminonya adalah leucine, isoleucine, valine, tryptophan, lysine, threonine, phenylalanine, methionine, histidine.

Kontradiksi Konsumsi Kopi

 Kontradiksi Konsumsi Kopi Antara Manfaat dan Risiko Kesehatan
kontradiksi_konsumsi_kopi_antara_manfaat_dan_risiko_kesehatan.jpg Siapa tak kenal kopi? Minuman yang populer di seluruh penjuru dunia ini sudah akrab dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Orang sudah mengenal dan menikmati berbagai sajian kopi mulai dari kopi tubruk biasa, kopi instan atau kopi yang dinikmati dengan campuran berbagai jenis bahan lain seperti krimer, susu, coklat, ginseng, dan masih banyak lagi. Bahkan kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat urban yang dinikmati di berbagai kafe-kafe kopi ternama dunia dan tempat-tempat bersosialisasi dimanapun. Muncul juga istilah "coffee break" yang menandakan waktu istirahat untuk mengkonsumi kopi.

Kopi mengandung berbagai macam zat yang bersifat psikotropika ketika direspon oleh mekanisme pertahanan tubuh kita. Salah satunya, kopi mengandung kafein yang mampu menstimulasi produksi dua hormon perangsang yaitu cortisone dan adrenalin. Akibatnya dalam waktu singkat kopi mampu berpengaruh menghilangkan kantuk, meningkatkan kesadaran mental, pikiran, fokus, dan respon. Karena itulah kopi biasa dikonsumsi saat pagi hari, membantu terjaga di malam hari, dan ketika kondisi lelah setelah seharian beraktifitas. Alhasil kopi semakin membuat jam terjaga manusia lebih lama daripada jam tidurnya dan bekerja lebih lama daripada istirahat.

Manfaat kopi tersebut menjadikannya "obat" perangsang paling populer di dunia. Bahkan lembaga olahraga internasional menyatakan bahwa kopi adalah legal untuk dikonsumsi sebagai penambah tenaga bagi para atlet sebelum bertanding. Karenanya jangan heran kalau beberapa atlet olahraga meminum black coffee atau kopi tanpa gula sebelum berlaga. Namun kandungan zat-zat dalam kopi juga berpengaruh terhadap kesehatan terutama ketika dosisnya berlebihan. Hasil penelitian mengenai pengaruh kopi terhadap kesehatan oleh para ahli di seluruh dunia masih menyatakan hal yang kontradiktif. Orang yang ingin sedikit terhindar dari efek kafein dapat memilih kopi non kafein atau decaffeinate coffee meski rasa khas kopinya akan berkurang.


Manfaat Kesehatan

Meningkatkan mood, mental, kewaspadaan, dan kemampuan kognitif
Manfaat terbaik dari konsumsi kopi atau kafein adalah kemampuannya meningkatkan mood, performa fisik dan mental. Menurut Roland Griffiths dari Johns Hopkins School of Medicine, mereka yang mengkonsumsi minimal 200 mg kafein atau setara dengan 480 ml kopi memperlihatkan reaksi mood yang baik, senang, berenergi, perhatian yang tajam, ramah dan mudah bergaul. Memori verbal dan kecepatan respon juga meningkat bagi mereka yang mengkonsumsi kopi secara teratur. Penikmat kopi yang berusia lanjut menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif terbesar.

Banyak orang Amerika yang mengalami gangguan tidur bergantung pada kopi untuk membantu mereka beraktivitas sehari-hari dan membantu kemampuan mengemudi. Konsumsi kopi membuat mereka lebih waspada, fokus, bereaksi lebih baik, mempertajam ingatan dan membantu menjalankan pekerjaan atau aktifitas yang rumit.

Meningkatkan daya tahan dan performa fisik
Untuk mereka yang aktif, konsumsi kafein mampu meningkatkan daya tahan dalam aktifitas aerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu panjang, dan membutuhkan daya tahan misalnya berjalan, berlari, berenang, dan bersepeda). Sementara konsumsi kafein mampu meningkatkan performa untuk mereka yang melakukan aktifitas anaerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu pendek, dan membutuhkan power seperti angkat beban dan angkat besi). Hal tersebut bisa disebabkan karena efek konsumsi kafein mampu mengurangi persepsi rasa sakit dan membantu kemampuan membakar lemak untuk bahan bakar daripada karbohidrat.

Sebagai analgesik
Kafein dalam kopi mampu meningkatkan efektifitas pengobatan penghilang rasa sakit (pain killers) terutama migrain dan sakit kepala. Karena alasan ini pula beberapa obat sakit kepala mengandung kafein dalam formulanya.

Sebagai antioksidan
Kopi mengandung zat antikanker bernama methylpyridinium yang artinya berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan methylpyridinium ini terkandung baik dalam kopi berkafein maupun tidak dan bahkan dalam kopi instan.

Mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Dementia
Beberapa studi menunukkan mereka yang mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko terkena penyakit Alzheimer daripada yang hanya menkonsumsi kurang dari 1 cangkir sehari. Berkaitan dengan hasil tersebut, peminum 3-5 cangkir kopi sehari juga berkurang risikonya terkena penyakit dementia.

Mengalami penurunan risiko batu ginjal dan kandung kemih
Dua penelitian terhadap para pengkonsumsi kopi berkafein oleh Harvard School of Public Health menunjukkan korelasi penurunan penyakit batu ginjal dan kandung kemih pada pria maupun wanita.

Mengurangi risiko penyakit Parkinson
Beberapa penelitian terkini tentang manfaat konsumsi kopi terhadap penyakit malah semakin mempopulerkan kopi. Misalnya hasil ulasan dari 13 penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi kopi sebanyak 3,5 cangkir kopi sehari mengandung kafein mengalami penurunan risiko sebesar 30% dari penyakit Parkinson.

Antidiabetes
Ulasan lainnya menemukan bahwa para penikmat 4-6 cangkir kopi sehari (mengandung kafein atau tidak) juga mengalami penurunan risiko penyakit Diabetes tipe 2 sebesar 28% daripada yang tidak mengkonsumi kopi. Manfaat ini diperoleh karena kandungan zat-zat antioksidan dan asam chlorogenic pada kopi.

Mengurangi risiko sirosis hati
Meskipun mekanisme dan jumlah konsumsi yang disarankan belum jelas, namun kebiasaan minum kopi juga mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan risiko hepatocellular carcinoma yaitu kanker hati primer yang biasanya terjadi pada penderita yang sudah mempunyai sirosis.

Menurunkan risiko kanker mulut, esofagis dan faring
Konsumsi kopi juga menunjukkan hasil berkurangnya risiko penyakit kanker mulut, esofagis, dan faring.

Mencegah konstipasi
Kopi berkafein maupun tidak berkafein bersifat sebagai stimulan peristaltik usus dan dianggap mampu mencegah konstipasi. Beberapa ahli pengobatan alternatif bahkan menganjurkan kopi sebagai "pembersih usus."

Mencegah karang gigi
Kandungan tannin dalam kopi yang berfungsi sebagai senyawa polifenol juga mampu mengurangi potensi cariogenic dalam makanan sehingga mencegah karang gigi dan pembentukan plak.

Mengurangi risiko penyakit gout
Dalam sebuah penelitian besar selama 12 tahun atas 45 ribu orang pria berusia diatas 40 tahun, risiko terjadinya penyakit gout menurun seiring banyaknya kopi yang dikonsumsi.

Mitos Kafein
Selama beberapa tahun, masyarakat umum percaya terhadap beberapa mitos soal kopi. Karena itu pada bulan Maret 2008, Center for Science in the Public Interest mempublikasikan hasil penelitian ilmiah menyeluruh soal kopi dalam Nutrition Action Healthletter. Penemuan dan hasil dari berbagai penelitian tersebut diantaranya menyatakan :

Hidrasi
Mitos menyatakan jika minuman mengandung kafein akan menyebabkan diuretik atau retensi urin. Namun penelitian membuktikan orang yang mengkonsumsi sampai dengan 550 mg kafein tidak mengalami retensi urin lebih banyak daripada ketika mengkonsumsi minuman bebas kafein. Namun retensi urin terjadi ketika konsumsi kafein mencapai diatas 575 mg. Jadi sebagai contohnya, secangkir Starbucks grande yang mengandung 330 mg kafein tidak akan serta merta membuat Anda cepat mengalami retensi urin daripada meminum setengah liter air putih biasa.

Penyakit Jantung
Para penderita penyakit jantung, terutama yang juga mempunyai tekanan darah tinggi, seringkali disarankan untuk menghindari konsumsi kafein karena sifatnya sebagai stimulan. Tetapi sebuah analisa atas 10 penelitian terhadap 400 ribu orang peminum kopi (mengandung kafein ataupun tidak) setiap hari tidak menunjukkan peningkatan risiko penyakit jantung.

Menurut para ahli kardiologi dari University of California, San Francisco, hanya sedikit bukti yang menunjukkan konsumsi kopi dan/ atau kafein dalam dosis biasa mampu meningkatkan risiko serangan jantung, kematian akibat serangan jantung, atau ritme jantung yang abnormal. Bahkan penelitian atas 27 ribu wanita yang mengkonsumsi 1-3 cangkir kopi/hari selama 15 tahun di Iowa Women's Health Study, mengalami penurunan resiko penyakit kardiovaskular sebesar 24%, meskipun manfaat ini menurun jika konsumsi kopi meningkat.

Hipertensi
Kafein seringkali dianggap meningkatkan tekanan darah. Tetapi dalam penelitian atas 155 ribu wanita yang biasa mengkonsumsi kopi mengandung kafein ataupun tidak selama 10 tahun tidak menunjukkan perkembangan hipertensi daripada mereka yang bukan peminum kopi. Peningkatan risiko hipertensi malah ditemukan pada peminum cola. Bahkan penelitian dari John Hopkins Hospital, rumah sakit terbaik di AS, terhadap seribu orang laki-laki selama 33 tahun menyatakan bahwa kebiasaan minum kopi hanya berpengaruh sangat kecil atas risiko penyakit hipertensi.

Kanker
Pada tahun 1981, kepanikan sempat melanda pecinta kopi ketika sebuah penelitian dari Harvard menyatakan konsumsi kopi dapat meningkatkan risiko kanker pankreas. Usut punya usut ternyata bukan kopi yang jadi penyebab, tetapi kebiasaan merokok.

Dalam sebuah ulasan dari 66 penelitian di tahun 2007, para ilmuwan menyatakan bahwa kecil sekali pengaruh konsumsi kopi terhadap risiko berkembangnya kanker pankreas atau ginjal. Dan penelitian terhadap 59 ribu wanita di Swedia yang biasa mengkonsumsi kopi atau teh tidak menunjukkan hubungan dengan kanker payudara.

Namun perlu Anda catat, bahwa kopi mengandung tak kurang dari 1.000 zat yang lebih dari separuhnya adalah zat karsinogen.

Keropos Tulang
Meski beberapa observasi menyatakana adanya kaitan antara konsumsi kafein dan pengeroposan dan keretakan tulang, namun beberapa penelitian fisiologi manusia hanya menemukan sedikit pengurangan penyerapan kalsium dan tidak ada pengaruh pembuangan kalsium. Faktanya hanyalah peralihan kebiasaan konsumsi susu menjadi konsumsi kopi atau teh. Menurut Dr. Robert Heaney dari Creighton University, konsumsi sekecil 1-2 sendok susu sudah bisa mengimbangi efek negatif kafein terhadap kalsium. Jadi dia menegaskan, asalkan asupan makanan/ minuman mengandung kalsium sudah mencukupi maka tidak ada masalah untuk terus menikmati kopi atau teh.


Efek Negatif Bagi Kesehatan

Menimbulkan insomnia dan rasa gelisah
Kecuali memang ingin terjaga, kalau Anda tidak ingin mengalami gangguan tidur, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi kopi. Konsumsi kopi dalam jumlah yang berlebihan juga akan menyebabkan rasa gelisah, mudah marah, jantung berdebar, dan bahkan depresi.

Masalah saluran pencernaan
Sifat stimulan kopi sebagai peristaltik usus menyebabkan kondisi sakit perut terutama bagi mereka yang sensitif. Penderita radang lambung (gastritis) dan radang usus besar (colitis) juga tidak dianjurkan mengkonsumsi kopi.

Membuat noda di gigi
Kabar buruk juga bagi pecinta kopi karena seperti halnya teh, kopi juga dapat meninggalkan noda di gigi.

Tidak dianjurkan untuk ibu hamil
Konsumsi kopi yang berlebihan hingga 8 cangkir sehari sangat tidak dianjurkan pada wanita hamil karena meningkatkan risiko kematian janin. Muncul juga peningkatan gejala post menopause syndrome pada wanita pengkonsumsi kopi.

Mengurangi zat besi
Konsumsi kopi dapat berpengaruh mengarah pada anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil dan janinnya. Kopi juga terkait dengan berkurangnya penyerapan zat besi.

Jadi apapun pilihan kopi Anda, apakah itu kopi tubruk, black coffee, kopi susu, cappuccino, kopi moka, espresso, latte, atau frappuccino, nikmati saja "obat perangsang" terpopuler ini untuk menemani aktivitas sehari-hari Anda. Tentunya tidak dalam jumlah yang berlebihan untuk menjaga agar Anda tetap sehat.

* Food & Nutrition
* Exercise & Healthy Living

Keju, Si Bau yang Kaya Protein

Jika Anda pernah mendengar istilah cheesy feet, tentu yang dimaksud adalah kaki berbau kurang sedap mirip bau keju. Meski keju berbau kurang sedap, namun nutrisi keju lebih tinggi daripada susu biasa dalam jumlah sama.
more . . .
Air Sebagai Nutrisi Tubuh Paling Vital

Manusia dapat bertahan hidup selama beberapa minggu tanpa makanan, tetapi hanya dapat bertahan beberapa hari tanpa air. Tubuh manusia terdiri atas 55-75 persen air. Air menjadi salah satu unsur pembentuk dasar darah, enzim-enzim pencernaan, urin, keringat, dan bahkan terkandung dalam jaringan otot, lemak, dan tulang.
more . . .

* The Magz
* LIFE
* Mailing List
* SMS Center
* Forum

Sportindo.com - The Magz Nopember 2009

* Special Edition Olympia Weekend 2009
* Ultimate Nutrition Sponsori Kejuaraan Binaraga Terbesar di Dunia
* Traveling Log: Trip of PT Jaya Sportindo Management to USA

Join, cari teman, dan sharing mengenai fitness, healthy lifestyle, diet dan suplemen.
Email
Password

[ Register ] [ Forgot Password? ] [ Verify Email ]
Bergabung di Mailing List Sportindo untuk berdiskusi masalah suplemen dan latihan bersama pakar-pakarnya.
Email

Daftarkan No Handphone Anda untuk mendapatkan informasi seputar suplemen secara gratis dari m-Sportindo.
Nama
Handphone
Kota

Pojok Langsing - Supported By WebGaul.CoM latest discussions:

* [ASK]Latihan Gym
* kembali diettt :)

more . . .
Customer Service

Customer Service 1 Customer Service 1

Customer Service 2 Customer Service 2

Product Consultant Product Consultant



konsultasi@sportindo.com
Testimonial

* Halo, Selama ini saya selalu memakai produk Ultimate karena harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Ultimate memang Ok..!

Benny (owner Kebo Lajer Gym Banyuwangi - Jatim)

Shoutbox
Untuk konsultasi silahkan gabung dan bertanya di Milis Sportindo kami.
Warna Merah = Staff Sportindo
NickName:

Message:


Copyright ©2007, Sportindo. All Rights Reserved. A ZEIN Client.

Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.

Kontradiksi Konsumsi Kopi

 Kontradiksi Konsumsi Kopi Antara Manfaat dan Risiko Kesehatan
kontradiksi_konsumsi_kopi_antara_manfaat_dan_risiko_kesehatan.jpg Siapa tak kenal kopi? Minuman yang populer di seluruh penjuru dunia ini sudah akrab dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Orang sudah mengenal dan menikmati berbagai sajian kopi mulai dari kopi tubruk biasa, kopi instan atau kopi yang dinikmati dengan campuran berbagai jenis bahan lain seperti krimer, susu, coklat, ginseng, dan masih banyak lagi. Bahkan kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat urban yang dinikmati di berbagai kafe-kafe kopi ternama dunia dan tempat-tempat bersosialisasi dimanapun. Muncul juga istilah "coffee break" yang menandakan waktu istirahat untuk mengkonsumi kopi.

Kopi mengandung berbagai macam zat yang bersifat psikotropika ketika direspon oleh mekanisme pertahanan tubuh kita. Salah satunya, kopi mengandung kafein yang mampu menstimulasi produksi dua hormon perangsang yaitu cortisone dan adrenalin. Akibatnya dalam waktu singkat kopi mampu berpengaruh menghilangkan kantuk, meningkatkan kesadaran mental, pikiran, fokus, dan respon. Karena itulah kopi biasa dikonsumsi saat pagi hari, membantu terjaga di malam hari, dan ketika kondisi lelah setelah seharian beraktifitas. Alhasil kopi semakin membuat jam terjaga manusia lebih lama daripada jam tidurnya dan bekerja lebih lama daripada istirahat.

Manfaat kopi tersebut menjadikannya "obat" perangsang paling populer di dunia. Bahkan lembaga olahraga internasional menyatakan bahwa kopi adalah legal untuk dikonsumsi sebagai penambah tenaga bagi para atlet sebelum bertanding. Karenanya jangan heran kalau beberapa atlet olahraga meminum black coffee atau kopi tanpa gula sebelum berlaga. Namun kandungan zat-zat dalam kopi juga berpengaruh terhadap kesehatan terutama ketika dosisnya berlebihan. Hasil penelitian mengenai pengaruh kopi terhadap kesehatan oleh para ahli di seluruh dunia masih menyatakan hal yang kontradiktif. Orang yang ingin sedikit terhindar dari efek kafein dapat memilih kopi non kafein atau decaffeinate coffee meski rasa khas kopinya akan berkurang.


Manfaat Kesehatan

Meningkatkan mood, mental, kewaspadaan, dan kemampuan kognitif
Manfaat terbaik dari konsumsi kopi atau kafein adalah kemampuannya meningkatkan mood, performa fisik dan mental. Menurut Roland Griffiths dari Johns Hopkins School of Medicine, mereka yang mengkonsumsi minimal 200 mg kafein atau setara dengan 480 ml kopi memperlihatkan reaksi mood yang baik, senang, berenergi, perhatian yang tajam, ramah dan mudah bergaul. Memori verbal dan kecepatan respon juga meningkat bagi mereka yang mengkonsumsi kopi secara teratur. Penikmat kopi yang berusia lanjut menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif terbesar.

Banyak orang Amerika yang mengalami gangguan tidur bergantung pada kopi untuk membantu mereka beraktivitas sehari-hari dan membantu kemampuan mengemudi. Konsumsi kopi membuat mereka lebih waspada, fokus, bereaksi lebih baik, mempertajam ingatan dan membantu menjalankan pekerjaan atau aktifitas yang rumit.

Meningkatkan daya tahan dan performa fisik
Untuk mereka yang aktif, konsumsi kafein mampu meningkatkan daya tahan dalam aktifitas aerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu panjang, dan membutuhkan daya tahan misalnya berjalan, berlari, berenang, dan bersepeda). Sementara konsumsi kafein mampu meningkatkan performa untuk mereka yang melakukan aktifitas anaerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu pendek, dan membutuhkan power seperti angkat beban dan angkat besi). Hal tersebut bisa disebabkan karena efek konsumsi kafein mampu mengurangi persepsi rasa sakit dan membantu kemampuan membakar lemak untuk bahan bakar daripada karbohidrat.

Sebagai analgesik
Kafein dalam kopi mampu meningkatkan efektifitas pengobatan penghilang rasa sakit (pain killers) terutama migrain dan sakit kepala. Karena alasan ini pula beberapa obat sakit kepala mengandung kafein dalam formulanya.

Sebagai antioksidan
Kopi mengandung zat antikanker bernama methylpyridinium yang artinya berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan methylpyridinium ini terkandung baik dalam kopi berkafein maupun tidak dan bahkan dalam kopi instan.

Mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Dementia
Beberapa studi menunukkan mereka yang mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko terkena penyakit Alzheimer daripada yang hanya menkonsumsi kurang dari 1 cangkir sehari. Berkaitan dengan hasil tersebut, peminum 3-5 cangkir kopi sehari juga berkurang risikonya terkena penyakit dementia.

Mengalami penurunan risiko batu ginjal dan kandung kemih
Dua penelitian terhadap para pengkonsumsi kopi berkafein oleh Harvard School of Public Health menunjukkan korelasi penurunan penyakit batu ginjal dan kandung kemih pada pria maupun wanita.

Mengurangi risiko penyakit Parkinson
Beberapa penelitian terkini tentang manfaat konsumsi kopi terhadap penyakit malah semakin mempopulerkan kopi. Misalnya hasil ulasan dari 13 penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi kopi sebanyak 3,5 cangkir kopi sehari mengandung kafein mengalami penurunan risiko sebesar 30% dari penyakit Parkinson.

Antidiabetes
Ulasan lainnya menemukan bahwa para penikmat 4-6 cangkir kopi sehari (mengandung kafein atau tidak) juga mengalami penurunan risiko penyakit Diabetes tipe 2 sebesar 28% daripada yang tidak mengkonsumi kopi. Manfaat ini diperoleh karena kandungan zat-zat antioksidan dan asam chlorogenic pada kopi.

Mengurangi risiko sirosis hati
Meskipun mekanisme dan jumlah konsumsi yang disarankan belum jelas, namun kebiasaan minum kopi juga mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan risiko hepatocellular carcinoma yaitu kanker hati primer yang biasanya terjadi pada penderita yang sudah mempunyai sirosis.

Menurunkan risiko kanker mulut, esofagis dan faring
Konsumsi kopi juga menunjukkan hasil berkurangnya risiko penyakit kanker mulut, esofagis, dan faring.

Mencegah konstipasi
Kopi berkafein maupun tidak berkafein bersifat sebagai stimulan peristaltik usus dan dianggap mampu mencegah konstipasi. Beberapa ahli pengobatan alternatif bahkan menganjurkan kopi sebagai "pembersih usus."

Mencegah karang gigi
Kandungan tannin dalam kopi yang berfungsi sebagai senyawa polifenol juga mampu mengurangi potensi cariogenic dalam makanan sehingga mencegah karang gigi dan pembentukan plak.

Mengurangi risiko penyakit gout
Dalam sebuah penelitian besar selama 12 tahun atas 45 ribu orang pria berusia diatas 40 tahun, risiko terjadinya penyakit gout menurun seiring banyaknya kopi yang dikonsumsi.

Mitos Kafein
Selama beberapa tahun, masyarakat umum percaya terhadap beberapa mitos soal kopi. Karena itu pada bulan Maret 2008, Center for Science in the Public Interest mempublikasikan hasil penelitian ilmiah menyeluruh soal kopi dalam Nutrition Action Healthletter. Penemuan dan hasil dari berbagai penelitian tersebut diantaranya menyatakan :

Hidrasi
Mitos menyatakan jika minuman mengandung kafein akan menyebabkan diuretik atau retensi urin. Namun penelitian membuktikan orang yang mengkonsumsi sampai dengan 550 mg kafein tidak mengalami retensi urin lebih banyak daripada ketika mengkonsumsi minuman bebas kafein. Namun retensi urin terjadi ketika konsumsi kafein mencapai diatas 575 mg. Jadi sebagai contohnya, secangkir Starbucks grande yang mengandung 330 mg kafein tidak akan serta merta membuat Anda cepat mengalami retensi urin daripada meminum setengah liter air putih biasa.

Penyakit Jantung
Para penderita penyakit jantung, terutama yang juga mempunyai tekanan darah tinggi, seringkali disarankan untuk menghindari konsumsi kafein karena sifatnya sebagai stimulan. Tetapi sebuah analisa atas 10 penelitian terhadap 400 ribu orang peminum kopi (mengandung kafein ataupun tidak) setiap hari tidak menunjukkan peningkatan risiko penyakit jantung.

Menurut para ahli kardiologi dari University of California, San Francisco, hanya sedikit bukti yang menunjukkan konsumsi kopi dan/ atau kafein dalam dosis biasa mampu meningkatkan risiko serangan jantung, kematian akibat serangan jantung, atau ritme jantung yang abnormal. Bahkan penelitian atas 27 ribu wanita yang mengkonsumsi 1-3 cangkir kopi/hari selama 15 tahun di Iowa Women's Health Study, mengalami penurunan resiko penyakit kardiovaskular sebesar 24%, meskipun manfaat ini menurun jika konsumsi kopi meningkat.

Hipertensi
Kafein seringkali dianggap meningkatkan tekanan darah. Tetapi dalam penelitian atas 155 ribu wanita yang biasa mengkonsumsi kopi mengandung kafein ataupun tidak selama 10 tahun tidak menunjukkan perkembangan hipertensi daripada mereka yang bukan peminum kopi. Peningkatan risiko hipertensi malah ditemukan pada peminum cola. Bahkan penelitian dari John Hopkins Hospital, rumah sakit terbaik di AS, terhadap seribu orang laki-laki selama 33 tahun menyatakan bahwa kebiasaan minum kopi hanya berpengaruh sangat kecil atas risiko penyakit hipertensi.

Kanker
Pada tahun 1981, kepanikan sempat melanda pecinta kopi ketika sebuah penelitian dari Harvard menyatakan konsumsi kopi dapat meningkatkan risiko kanker pankreas. Usut punya usut ternyata bukan kopi yang jadi penyebab, tetapi kebiasaan merokok.

Dalam sebuah ulasan dari 66 penelitian di tahun 2007, para ilmuwan menyatakan bahwa kecil sekali pengaruh konsumsi kopi terhadap risiko berkembangnya kanker pankreas atau ginjal. Dan penelitian terhadap 59 ribu wanita di Swedia yang biasa mengkonsumsi kopi atau teh tidak menunjukkan hubungan dengan kanker payudara.

Namun perlu Anda catat, bahwa kopi mengandung tak kurang dari 1.000 zat yang lebih dari separuhnya adalah zat karsinogen.

Keropos Tulang
Meski beberapa observasi menyatakana adanya kaitan antara konsumsi kafein dan pengeroposan dan keretakan tulang, namun beberapa penelitian fisiologi manusia hanya menemukan sedikit pengurangan penyerapan kalsium dan tidak ada pengaruh pembuangan kalsium. Faktanya hanyalah peralihan kebiasaan konsumsi susu menjadi konsumsi kopi atau teh. Menurut Dr. Robert Heaney dari Creighton University, konsumsi sekecil 1-2 sendok susu sudah bisa mengimbangi efek negatif kafein terhadap kalsium. Jadi dia menegaskan, asalkan asupan makanan/ minuman mengandung kalsium sudah mencukupi maka tidak ada masalah untuk terus menikmati kopi atau teh.


Efek Negatif Bagi Kesehatan

Menimbulkan insomnia dan rasa gelisah
Kecuali memang ingin terjaga, kalau Anda tidak ingin mengalami gangguan tidur, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi kopi. Konsumsi kopi dalam jumlah yang berlebihan juga akan menyebabkan rasa gelisah, mudah marah, jantung berdebar, dan bahkan depresi.

Masalah saluran pencernaan
Sifat stimulan kopi sebagai peristaltik usus menyebabkan kondisi sakit perut terutama bagi mereka yang sensitif. Penderita radang lambung (gastritis) dan radang usus besar (colitis) juga tidak dianjurkan mengkonsumsi kopi.

Membuat noda di gigi
Kabar buruk juga bagi pecinta kopi karena seperti halnya teh, kopi juga dapat meninggalkan noda di gigi.

Tidak dianjurkan untuk ibu hamil
Konsumsi kopi yang berlebihan hingga 8 cangkir sehari sangat tidak dianjurkan pada wanita hamil karena meningkatkan risiko kematian janin. Muncul juga peningkatan gejala post menopause syndrome pada wanita pengkonsumsi kopi.

Mengurangi zat besi
Konsumsi kopi dapat berpengaruh mengarah pada anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil dan janinnya. Kopi juga terkait dengan berkurangnya penyerapan zat besi.

Jadi apapun pilihan kopi Anda, apakah itu kopi tubruk, black coffee, kopi susu, cappuccino, kopi moka, espresso, latte, atau frappuccino, nikmati saja "obat perangsang" terpopuler ini untuk menemani aktivitas sehari-hari Anda. Tentunya tidak dalam jumlah yang berlebihan untuk menjaga agar Anda tetap sehat.

* Food & Nutrition
* Exercise & Healthy Living

Keju, Si Bau yang Kaya Protein

Jika Anda pernah mendengar istilah cheesy feet, tentu yang dimaksud adalah kaki berbau kurang sedap mirip bau keju. Meski keju berbau kurang sedap, namun nutrisi keju lebih tinggi daripada susu biasa dalam jumlah sama.
more . . .
Air Sebagai Nutrisi Tubuh Paling Vital

Manusia dapat bertahan hidup selama beberapa minggu tanpa makanan, tetapi hanya dapat bertahan beberapa hari tanpa air. Tubuh manusia terdiri atas 55-75 persen air. Air menjadi salah satu unsur pembentuk dasar darah, enzim-enzim pencernaan, urin, keringat, dan bahkan terkandung dalam jaringan otot, lemak, dan tulang.
more . . .

* The Magz
* LIFE
* Mailing List
* SMS Center
* Forum

Sportindo.com - The Magz Nopember 2009

* Special Edition Olympia Weekend 2009
* Ultimate Nutrition Sponsori Kejuaraan Binaraga Terbesar di Dunia
* Traveling Log: Trip of PT Jaya Sportindo Management to USA

Join, cari teman, dan sharing mengenai fitness, healthy lifestyle, diet dan suplemen.
Email
Password

[ Register ] [ Forgot Password? ] [ Verify Email ]
Bergabung di Mailing List Sportindo untuk berdiskusi masalah suplemen dan latihan bersama pakar-pakarnya.
Email

Daftarkan No Handphone Anda untuk mendapatkan informasi seputar suplemen secara gratis dari m-Sportindo.
Nama
Handphone
Kota

Pojok Langsing - Supported By WebGaul.CoM latest discussions:

* [ASK]Latihan Gym
* kembali diettt :)

more . . .
Customer Service

Customer Service 1 Customer Service 1

Customer Service 2 Customer Service 2

Product Consultant Product Consultant



konsultasi@sportindo.com
Testimonial

* Halo, Selama ini saya selalu memakai produk Ultimate karena harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Ultimate memang Ok..!

Benny (owner Kebo Lajer Gym Banyuwangi - Jatim)

Shoutbox
Untuk konsultasi silahkan gabung dan bertanya di Milis Sportindo kami.
Warna Merah = Staff Sportindo
NickName:

Message:


Copyright ©2007, Sportindo. All Rights Reserved. A ZEIN Client.

Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.

Selasa, 08 September 2009

KapanLagi.com

Aktifitas Fisik Turunkan Tekanan Darah Tinggi

- Aktifitas fisik yang dilakukan secara rutin ternyata bisa membantu pasien tekanan darah tinggi menurunkan tingkat tekanan darahnya. Hal ini dibuktikan dari sebuah studi terbaru yang memantau tekanan darah selama 24 jam, yang mengkonfirmasi bahwa gerak fisik bisa menurunkan tekanan darah pada penderita tekanan darah tinggi, sekalipun ketika mereka tengah menjalani pengobatan untuk mengatasi masalah itu.

Seperti yang dilaporkan dalam Clinical Journal of Sports Medinice, Dr. Domenico Di Raimondo dari Universita degli Studi di Palermo, Italia, dan rekannya menyimpulkan hal tersebut setelah melakukan penelitian pada 168 pasien tekanan darah tinggi melalui program jalan-cepat selama enam pekan.

Untuk membuat studi makin memenuhi syarat, masing-masing peserta harus memiliki tekanan darah systolic (nomor bagian atas pada alat pengukur standard tekanan darah) dan diastolic (ukuran lebih rendah) antara 140 dan 159, serta 90 dan 99mmHg.

Selain itu, semua pasien juga menjalani pengobatan tekanan darah tinggi, tidak kelebihan berat badan dan tak memiliki penyakit yang membatasi gerak mereka.

Kegiatan jalan-cepat yang rata-rata dilakukan tiga kali dalam satu pekan akan dilaksanakan di bawah panduan ahli pengobatan tubuh yang berpengalaman.

Setelah program olahraga berjalan, rata-rata tekanan darah systolic turun dari 143,1 menjadi 135,5 mmHg. Pada saat yang sama, tekanan distolic turun dari 91,1 jadi 84,8 mmHg.

Bertolak belakang dengan laporan sebelumnya yang menyatakan bahwa olahraga menurunkan tekanan darah lebih besar terjadi pada perempuan dibandingkan pada pria, tidak ditemukan perbedaan jenis kelamin dalam studi ini.

Hasil tersebut mendukung pendapat bahwa olahraga merupakan bagian penting sebagai salah satu pengobatan pasien tekanan darah tinggi selain melalui terapi dan obat-obatan, demikian kesimpulan para peneliti yang dimuat dalam Clinical Journal of Sports Medicine, Mei 2006. (rtr/rit)
Persoalan Sudah ditutup


« Cat Rambut Picu Kanker? | Minum Kopi Kurangi Resiko Diabetes »


Alat Persoalan
Lihat Versi Print Lihat Versi Print
Email Halaman ini Email Halaman ini
Mode Tampilan
Linear Mode Linear Mode
Hybrid Mode Switch to Hybrid Mode
Threaded Mode Switch to Threaded Mode
Cari Di Persoalan Ini

Pencarian Lebih Lanjut
Loncat Forum
PengaturanPesan PribadiCari di ForumHalaman Depan Forum Indonesia Hari ini Tempat Berkumpul Semua Orang Indonesia Aneh Tapi Nyata, Unik dan Tidak Biasa Adu Argumentasi, Persuasif, dan Kontroversi Tempat Berbohong Penasaran dan Pemilihan Suara Kota dan Daerah, Gathering dan Event Jabodetabek Bandung Yogyakarta Surabaya Bali Statistik Daerah di Indonesia Learning and Talking Other Language, Belajar dan Bicara Bahasa Lain English Japanese Chinese/Mandarin Arabic/Arab Bahasa Malaysia/Melayu/Singapore Bahasa Sunda Bahasa Jawa Jual Beli, atau Lelang Elektronik Handphone, Telepon dan Pulsa Komputer, Perlengkapannya, dan Networking VCD, DVD, Film, Musik dan Buku Pakaian, Aksesoris dan Sepatu Kesehatan dan Kecantikan Makanan dan Minuman Otomotif dan Perlengkapannya Sepeda Motor dan Perlengkapannya Mobil dan Perlengkapannya Properti, Rumah, Apartemen, Kost Alat Sports Hewan Peliharaan, Tanaman, Pertanian dan Perkebunan Jasa dan Freelancer Bisnis, Peluang Usaha dan Lowongan Kerja Bisnis Online Lowongan Pekerjaan Ekonomi, Politik, Hukum dan Sosial Tantangan Hari ini, I dare you Beranikah Anda Jujur Menjawab Pertanyaan Saya? Cerita Pendek Cerpen, atau Bersambung Humor dan Menjadi Pelawak Misteri dan Supranatural Konsultasi Gratis di Ramal, Terawang, Feng shui dll Menjadikan Hidup Kita Lebih Baik Tips dan Tricks, Serta Tactics Cinta dan Romantis Kata-Kata Romantis dan Rayuan Problem Keluarga dan Berumah Tangga Gaya Hidup dan Kesehatan Kecantikan dan Kewanitaan (woman only) Fashion, Mode Rambut dan Pakaian (Pria dan Wanita) Seks dan Teorinya (17+ only) Psikologi and Self Help Memasak dan Masakan Produk, Petisi Permohonan dan Pengumuman ke Publik Kembangkan Teknologi Kita Internet Google Adsense Yahoo SEO - Search Engine Optimization Nama Domain Programming PHP, ASP, Javascript, dll Blog dan Blogging (Blogger/Blogspot, Wordpress, dll) Komputer, Perlengkapannya, dan Software Elektronik dan Gadget Handphone dan PDA TV dan Film Foto Artis, Biodata Artis, Gosip Artis Anime, Manga dan Komik Games Musik Belajar Musik dan Alat Musik Art and Designer Bicara Menggunakan Gambar (Termasuk Photoshop Teknik dan Tutorialnya) Ebook dan Tutorial Sebarkan Ilmu Pengetahuan ke Semua Orang Agama Islam Kristen Protestan Injil Online Kristen (Protestan dan Katolik bersama) Katolik Injil Online Kristen (Protestan dan Katolik bersama) Hindu Buddha Sekolah dan Pelajaran Sekolah Penulis, Buku, Sastra dan Bahasa Review, Ringkasan Buku, Rekomendasi Buku Bagus Puisi, Sajak, Syair Science Freaks Sejarah, Legenda dan Mitos Flora dan Fauna Otomotif Mobil Sepeda Motor Sports Sepakbola Orang-Orang Terbaik di Indonesia dan di Dunia Orang-Orang Terpintar di Indonesia dan di Dunia Orang-Orang Terkaya di Indonesia dan di Dunia, Diskusi Forbes™ Pengembangan Diri dan Menjadi Lebih Baik Lebih Pintar Hingga Jenius, For Smart People Lebih Baik dalam Relationship Pergaulan Lebih Baik dalam Pekerjaan, Tempat Kerja/Kantor Ide Bagus atau Brilliant, Minta Ide, Inovasi Teka Teki dan Kuis indorobot (beta) Archive

Persoalan Serupa
Persoalan Pembuka Forum Jawaban
Tekanan Darah Tinggi nurcahyo Gaya Hidup dan Kesehatan 1
Kehamilan dan tekanan darah tinggi nurcahyo Gaya Hidup dan Kesehatan 0
Aktifitas fisik menurunkan risiko kanker payudara andy_baex Gaya Hidup dan Kesehatan 0
Tekanan Darah Tinggi andy_baex Gaya Hidup dan Kesehatan 0
Tekanan Darah Tinggi andy_baex Gaya Hidup dan Kesehatan 0

Sponsor
VCDolahraga.com - Jual VCD DVD Sport - Sepakbola, Basket, Badminton, Tennis, Beladiri, dll


VCDolahraga.com - Jual VCD DVD Sport - Sepakbola, Basket, Badminton, Tennis, Beladiri, dll
Jual VCD DVD SEPAKBOLA BASKET BADMINTON TENNIS
TENIS MEJA BILLIARD TINJU GOLF BELADIRI RENANG BALAP SENAM, dll.
- Pertandingan - Latihan - Movie - Highlight
- Bisa kirim seluruh Indonesia dg TIKI JNE/POS
- Kunjungi www.VCDolahraga.com


Terbesar.com - Supermarket online pertama di Indonesia, belanja apa saja ada


Terbesar.com - Supermarket online pertama di Indonesia, belanja apa saja ada, Klik disini
Telusuri dan Beli produk yang anda butuhkan, atau untuk hadiah
Buku - VCD DVD Original - Elektronik - Handphone - Games - Komputer - Software Original - Peralatan Rumah Tangga - Toys - Alat Musik - Alat Sport - Alat Unik
Jakarta diantar COD, Luar Jakarta pembayaran transfer bank BCA / Mandiri / BNI / BRI


Program Menghasilkan Uang Dengan Cara Cepat


Program Menghasilkan Uang Dengan Cara Cepat, Klik disini
Program tersebut sudah berdiri dari tahun 2002 dan masih berjalan sampai sekarang, satu-satunya bisnis online di Indonesia yang mempunyai alamat kantor (kantor eksklusif 2 lantai di Ruko Villa Durian no 7, kawasan Banyumanik Semarang). Sekarang 2009 telah diperbaharui, hasilnya lebih banyak. Saya sudah menghasilkan Rp5juta ke rekening BCA dan Bank mandiri saya setelah bergabung dan menjalankan program tersebut, hanya butuh dikerjakan 2 jam sehari, ikutlah bergabung bersama kami menjalankan program ini


Masih Baru di indonesiaindonesia.com? Tutorial Advanced

* Daftarkan Diri Saya Sekarang
* Bagaimana Cara Membuat Tulisan Post atau Thread Baru
* Bagaimana Cara Memilih Jawaban Terbaik dari Jawaban yang Ada
* Bagaimana Cara Upload File di Forum
* Baca Peraturan Forum
* Bagaimana Cara Membuat Profile
* Bagaimana Cara Menambah Silsilah
* Bagaimana Cara Menggunakan email @indonesiaindonesia.com
* indonesiaindonesia.com masuk tv sctv acara playboy kabel



* Daftar singkatan dan istilah di forum indonesiaindonesia
* Donasi PayPal atau e-gold untuk mensupport member yang berjasa
* Memasukan Feed RSS/XML blog anda, dan Tampil Disetiap Post Anda di forum
* Trackback, pingback dan refback sebuah thread di forum ke blog anda
* Dicari moderator moderator terbaik di indonesia, Pekerjaan Menjadi moderator


Cari di indonesiaindonesia
Cari Orang | Cari di Forum | Cari Foto | Cari Video


Galeri Foto - Radio & TV Online - Download Youtube Video dll - Livescore - WebIRC Chatting - Apa IP Address Saya - Cek Website/Blog
Gudang Games - Indomon - Tebak Gambar - Tebak Suara - Trend Saat ini - Indorobot
Forum RSS Feeds, Klik untuk melihat url rss forumnya - Contact Us - indonesia - Peraturan Forum - Sitemap - Privacy - TOS

Powered by vBulletin® Version 3.6.8
Copyright ©2000 - 2009, Jelsoft Enterprises Ltd.
SEO by vBSEO 3.2.0

*
Beriklan di Internet
Lebih efektif, Lebih hemat
Dimulai dari Rp 100rb
www.biindit.com
*
Sewa kantor virtual ?
anda butuh alamat kantor
hanya dengan 180rb ?
www.sewa-ruang.com
*
Lomba Blogger Silaturahmi
Bantu orang lain menjalin kembali
tali silaturahmi dan dapatkan hadiahnya.
www.kirimkartu.com
*
Sewa kantor virtual ?
anda butuh alamat kantor
hanya dengan 180rb ?
www.sewa-ruang.com

advertise here
high value

indonesiaindonesia.com bertujuan mempertemukan dan menyatukan semua orang indonesia dalam satu tempat, dalam satu waktu
menyambung silsilah setiap orang indonesia, sekaligus menjadi sumber informasi berbahasa indonesia terbesar di internet dalam forum
posting dan komentar merupakan opini publik, isi di luar tanggung jawab indonesiaindonesia.com
Aktifitas Fisik Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Vitamin B6

Titre du document / Document title
Vitamin B6 (pyridoxine) therapy for carpal tunnel syndrome
Auteur(s) / Author(s)
JACOBSON M. D. (1) ; PLANCHER K. D. ; KLEINMAN W. B. ;
Affiliation(s) du ou des auteurs / Author(s) Affiliation(s)
(1) Department of Orthopaedics, Montefiore Medical Center, Bronx, New York, ETATS-UNIS
Résumé / Abstract
The role of vitamin B6 in the treatment of carpal tunnel syndrome (CTS) has been supported by some authors. Other authors debate the usefulness of vitamin B6 in carpal tunnel syndrome therapy. This article reviews vitamin B6 actions, deficiency, and its role in carpal tunnel syndrome treatment. The value of vitamin B6 therapy in idiopathic carpal tunnel syndrome appears to be limited. Vitamin B6 may be useful in those patients with a generalized neuropathy and chronic pain condition.
Revue / Journal Title
Hand clinics ISSN 0749-0712 CODEN HACLEO
Source / Source
1996, vol. 12, no 2 (290 p.) (38 ref.), [Note(s) : x, 253-257 [6 p.]]
Langue / Language
Anglais
Editeur / Publisher
Saunders, Philadelphia, PA, ETATS-UNIS (1985) (Revue)
Mots-clés anglais / English Keywords
Carpal tunnel syndrome ; Human ; Association ; Deficiency ; B-Vitamins ; Pyridoxine ; Treatment ; Chemotherapy ; Bibliographic survey ; Metaanalysis ; Pain ; Compression ; Median nerve ; Vitamin deficiency ; Upper limb ; Nervous system diseases ; Peripheral nerve disease ; Diseases of the osteoarticular system ;
Mots-clés français / French Keywords
Canal carpien syndrome ; Homme ; Association ; Déficit ; Vitamine B ; Pyridoxine ; Traitement ; Chimiothérapie ; Synthèse bibliographique ; Métaanalyse ; Douleur ; Compression ; Nerf médian ; Carence vitaminique ; Membre supérieur ; Système nerveux pathologie ; Nerf périphérique pathologie ; Système ostéoarticulaire pathologie ;
Mots-clés espagnols / Spanish Keywords
Túnel carpiano síndrome ; Hombre ; Asociación ; Déficiencia ; Vitamina B ; Piridoxina ; Tratamiento ; Quimioterapia ; Síntesis bibliográfica ; Mataanálisis ; Dolor ; Compresión ; Nervio mediano ; Carencia vitamínica ; Miembro superior ; Sistema nervioso patología ; Nervio periférico patología ; Sistema osteoarticular patología ;
Localisation / Location
INIST-CNRS, Cote INIST : 21328, 35400004360336.0060

Nº notice refdoc (ud4) : 3101649

Envoyer le lien de cette référence Imprimer / Print Retour / Back

Vegetarian

Vegetarian Nutrition for Teenagers
by Reed Mangels, Ph.D., R.D.

Help yourself and others.

Click here for ways to support this website and The Vegetarian Resource Group.

More and more teenagers are choosing not to eat meat, poultry or fish. They are becoming vegetarians. Teenage vegetarians are often faced with pressures -- pressures from parents concerned about their health, and pressures from within to continue on the path they have chosen.
Variety is the Key to a Healthy Vegetarian Diet

Probably the most frequent questions for teenage vegetarians are about the nutritional adequacy of their food choices. A vegetarian diet can be enjoyed by people of all ages. The key to a healthy vegetarian diet is variety. Just as your parents should be concerned if you only eat hamburgers, they should also worry if you only eat potato chips and salad. A healthy, varied vegetarian diet includes fruits, vegetables, plenty of leafy greens, whole grain products, nuts, seeds and legumes. Some vegetarians also choose to eat dairy products and/or eggs.

Teenage vegetarians have nutritional needs that are the same as any other teenager. The years between 13 and 19 are times of especially rapid growth and change. Nutritional needs are high during these years. The nutrients you will probably be asked about the most are protein, calcium, iron, and vitamin B12.
What About Protein?

North American vegetarian teens eating varied diets rarely have any difficulty getting enough protein as long as their diet contains enough energy (calories) to support growth. Cow's milk and lowfat cheese are protein sources; however, beans, breads, cereals, nuts, peanut butter, tofu, and soy milk are also some foods that are especially good sources of protein. Only fruits, fats, and alcohol do not provide much protein, and so a diet based only on these foods would have a good chance of being too low in protein.

It is not necessary to plan combinations of foods to obtain enough protein or amino acids (components of protein). A mixture of plant proteins eaten throughout the day will provide enough essential amino acids.
Other Important Nutrients for Vegetarian Teenagers

Especially during adolescence, calcium is used to build bones. Bone density is determined in adolescence and young adulthood; so it is important to include three or more good sources of calcium in your diet every day. Cow's milk and dairy products do contain calcium. However, there are other good sources of calcium such as tofu processed with calcium sulfate, green leafy vegetables including collard greens, mustard greens, and kale, and calcium-fortified soy milk and orange juice.

Iron requirements of teenagers are relatively high. By eating a varied diet, a vegetarian can meet his or her iron needs, while avoiding the excess fat and cholesterol found in red meats such as beef or pork. To increase the amount of iron absorbed from a meal, eat a food containing vitamin C as part of the meal. Citrus fruits and juices (for example, orange juice), tomatoes, and broccoli are all good sources of vitamin C. Foods which are high in iron include broccoli, raisins, watermelon, spinach, black-eyed peas, blackstrap molasses, chickpeas, and pinto beans.

Vitamin B12 is a vitamin which only vegans (vegetarians eating no dairy, eggs, meat, fish, and birds) need to add to their diet. Some cereals and fortified soy milks have vitamin B12 (check the label). Red Star T-6635 nutritional yeast flakes (Vegetarian Support Formula) also supply vitamin B12.
Healthy Steps to Your Ideal Weight

Many teenagers are concerned about losing or gaining weight. To lose weight, look at your diet. If it has lots of sweet or fatty foods, replace them with fruits, vegetables, grains, and legumes. If your diet already seems healthy, try to get more exercise -- walking, running or swimming daily, for example.

If you are trying to gain weight, you will need to eat more food. Perhaps eating more often or eating foods somewhat higher in calories and lower in bulk will help. Try to eat three or more times a day whether you are trying to gain weight or lose weight. It is hard to get all of the nutritious foods you need if you only eat one meal a day.

If you feel that you cannot control your eating behavior or if you are losing a great deal of weight, you should discuss this with your health care provider.
Quick Foods for Busy People

With the demands of school and outside activities, it may often seem there is just not enough time to eat. Here are some foods that require little or no preparation. Some of these foods can be found in fast-food restaurants -- check the menu.

Apples, oranges, bananas, grapes, peaches, plums, dried fruits, bagels and peanut butter, carrot or celery sticks, popcorn, pretzels, soy cheese pizza, bean tacos or burritos, salad, soy yogurt, soy milk, rice cakes, sandwiches, frozen juice bars.
A Vegetarian Diet Benefits Your Health, the Environment, and Animals Too!

Vegetarianism represents a positive move toward a cleaner and more compassionate world, a reduction in global hunger, and improved personal health. If you are concerned about the environment, consider meat production's negative impact on tropical rain forests, soil stability, and air and water quality. If you are concerned about animal rights, think about the billions of chickens and other animals slaughtered for food each year in the United States and the conditions in which animals killed for food are raised. If you are concerned about your own health, consider that vegetarians are generally at lower risk than non-vegetarians for heart disease, high blood pressure, some forms of cancer and obesity.

This electronic edition of our brochure is freely distributed on the Internet and commercial online services by:

The Vegetarian Resource Group
P.O. Box 1463
Baltimore, MD 21203
(410) 366-8343

See our catalog for our full list of books, pamphlets, bumper stickers and post cards.
Some Famous Vegetarians...

Clara Barton, Lisa Bonet, Albert Einstein, Daryl Hannah, Janet Jackson, Howard Jones, Tony LaRussa, Prince, Linnea Quigley, Paul McCartney, Natalie Merchant, Monie Love, Phylicia Rashad, and Tom Scholz to name a few!
Annual VRG Essay Contest

The VRG holds an annual essay contest for vegetarian kids. Enter a 2 to 3 page essay on any aspect of vegetarianism. Entries must be postmarked by May 1 for each current year. A $50 savings bond is awarded.
Free Pamphlets Available on Request

Send the VRG a self addressed stamped envelope with one first class stamp (unless otherwise specified below) for each of the following brochures.

* Vegetarianism in a Nutshell
* Vegan Diets in a Nutshell
* Una Dieta Vegetariana (Spanish language vegetarian pamphlet)
* What is Animal Rights?
* Vegetarianism and the Environment article
* Hints for Starting a Vegetarian/Animal Rights/Environmental Group at Your School or College (please put 2 first class stamps on your SASE for this one)


What is the Vegetarian Resource Group?

Our health professionals, activists, and educators work with businesses and individuals to bring about healthy changes in your school, workplace, and community. Registered dietitians and physicians aid in the development of nutrition-related publications and answer member and media questions about vegetarian diets. The Vegetarian Resource Group is a non-profit organization. Financial support comes primarily from memberships, contributions, and book sales.

The contents of this article, as with all The Vegetarian Resource Group publications, is not intended to provide personal medical advice. Medical advice should be obtained from a qualified health professional.

For questions or comments on this article, please write vrg@vrg.org.
VRG Home | About VRG | Vegetarian Journal | Books | Vegetarian Nutrition
F.A.Q. | Subscribe to Journal | Game | Vegetarian Family | Nutshell | VRG-News
Recipes | Travel | What's New | Veg Kids | Search | Links
The Vegetarian Resource Group Logo © 1996-2009 The Vegetarian Resource Group
PO Box 1463, Baltimore, MD 21203
(410) 366-8343 Email: vrg@vrg.org
Site Updated
May 14, 2003

The contents of this website and our other publications, including Vegetarian Journal, are not intended to provide personal medical advice. Medical advice should be obtained from a qualified health professional. We often depend on product and ingredient information from company statements. It is impossible to be 100% sure about a statement, info can change, people have different views, and mistakes can be made. Please use your own best judgment about whether a product is suitable for you. To be sure, do further research or confirmation on your own.

Any pages on this site may be reproduced for non-commercial use if left intact and with credit given to The Vegetarian Resource Group.

Web site questions or comments? Please email vrg@vrg.org.

Selasa, 18 Agustus 2009

The Causes and Prevention of Cancer

  <meta name="clckd" content="e84343da63ca34ddb93a00fada8a815c" />  
   The Causes and Prevention of Cancer Bruce N. Ames Professor of Biochemistry & Molecular Biology Director of the National Institute of Environmental Health Sciences Center University of California at Berkeley, Berkeley, California 94720 Tel. 510-642-5165, Fax 510-643-7935 1. Aging is in good part due to the oxidants produced as by-products of normal metabolism. These oxidants, such as superoxide and hydrogen peroxide, are the same mutagens produced by radiation, and cause damage to DNA, proteins, and lipids. The DNA in each cell of a normal rat receives on average about 100,000 oxidative lesions per day. DNA repair enzymes constantly remove this damage, but they do not keep up: a young rat has about one million oxidative lesions in the DNA of each cell, which increases to about two million in an old rat. A human cell receives about ten times less damage than a rat cell, in agreement with the higher cancer rate and shorter lifespan of a rat. 2. The degenerative diseases of aging such as cancer, cardiovascular disease, cataracts, and brain dysfunction, are increasingly found to have, in good part, an oxidative origin. It is argued that dietary antioxidants, such as Vitamins C and E and carotenoids, play a major role in minimizing this damage and that most of the world's population is receiving inadequate amounts of them, at a great cost to health. The main source of dietary antioxidants is fruits and vegetables. Humans should eat 5 portions of fruits and vegetables per day, yet only 9% of the U.S. population eats that much. Epidemiological studies show that the incidence of most types of cancer is double among people who eat few fruits and vegetables as compared to those who eat about five portions per day. Considerable evidence indicates that oxidative damage is important in cardiovascular disease, cataracts, and brain and immune system dysfunction, and that adequate dietary antioxidants can minimize their incidence. 3. Men with low Vitamin C intake have low vitamin C in their seminal fluid and much more oxidative damage to the DNA in their sperm. Male smokers are particularly at risk as they have depleted antioxidant pools (cigarette smoke is extremely high in oxidants). A smoker must eat two to three times as much Vitamin C as a non-smoker to maintain an equal plasma level, yet smokers tend to eat worse diets than non-smokers. Indeed, male smokers have a considerably higher risk of having children with birth defects and childhood cancer. 4. The three main causes of cancer are smoking, dietary imbalances (excess fat and calories; inadequate intake of fruits, vegetables, fiber, and calcium), and chronic infections leading to chronic inflammation (hepatitis B and C viruses, Helicobacter pylori infection, schistosomiasis, etc.). Chronic inflammation is a major cause of cancer in the world because it releases powerful oxidants which both stimulate cell division and are mutagens. Past occupational exposures might cause about 2% of current human cancer, a major part being asbestos exposure in smokers, and industrial or synthetic chemical pollution causes less than 0.1 %, in my view. The age-adjusted cancer death rate in the U.S. for all cancers combined (excluding those attributable to smoking) has been remaining steady since 1950, while life expectancy increases every year. We are the healthiest we have ever been in human history. 5. Two factors are critical in the formation of mutations: lesions in DNA, formed when DNA is damaged, and cell division, which converts DNA lesions to mutations. Agents increasing either lesions or cell division increase mutations and as a consequence increase cancer incidence. Hormones stimulating cell division increase cancer incidence (e.g., levels of estrogen in breast cancer and testosterone in prostate cancer); hormones may be a risk factor in about 20% of human cancer. 6. Animal cancer tests, which are done at the maximum tolerated dose (MTD), are being misinterpreted to mean that low doses of the chemicals tested and found positive are thereby relevant to human cancer. Animal cancer tests are mainly done on synthetic chemicals and industrial pollutants, yet half of all natural chemicals that have been tested at the MTD are rodent carcinogens. It is argued that the explanation for the high frequency of positive results in animal cancer tests is that high dose animal cancer tests are mainly measuring increases in cell division due to cell killing and compensatory cell division; this is a high dose effect that does not occur at low doses. In any case 99.9% or more of the chemicals we eat are natural. For example, 99.99% of the pesticides we eat are natural chemicals that are present in plants to ward off insects and other predators. More than half of those natural pesticides tested in high dose animal tests are rodent carcinogens. There are about 10,000 or so different natural pesticides in our diet, and they are usually present at enormously higher levels than synthetic pesticides. Cooking food also generates thousands of chemicals. There are over 1000 chemicals reported in a cup of coffee. Only 26 have been tested in animal cancer tests and more than half are rodent carcinogens; there are still a thousand chemicals left to test. The amount of potentially carcinogenic pesticide residues consumed in a year is less than the amount known of rodent carcinogens in a cup of coffee. The reason we can eat the tremendous variety of natural chemical rodent carcinogens in our food is that animals are extremely well defended against all chemicals by many general defense systems. These enzymes, e.g., DNA repair and glutathione transferases which defend against reactive compounds such as mutagens, are all inducible (more of them are made when they are in use). They are equally effective against natural and synthetic reactive chemicals. Thus, animals are extremely well defended against low doses of chemicals. One does not expect, nor does one find, a general difference between synthetic and natural chemicals in their carcinogenicity, and though less well studied, the same would be expected for mutagenicity, teratogenicity, and acute toxicity. The effort to eliminate synthetic pesticides because of unsubstantiated fears about residues in food will make fruits and vegetables more expensive, decrease consumption, and thus increase cancer rates. The levels of synthetic pesticide residues are trivial in comparison to natural chemicals, and thus their potential for cancer causation is extremely low. Welcome&Next Search The Ames test for chemical mutagens 15 March 1997

Typhonium Plus

Typhonium Flagelliforme / Keladi Tikus
As a natural supplement may help to combat
cancer/tumor and stimulate anti body

Consume 3 months & see the RESULT !!
Cancer Supplement - Typhonium Plus


Effective For :
Breast Cancer
Colon Cancer
Rectum Cancer
Liver Cancer
Prostate Cancer
Leukimia
Cervical Cancer
Lung Cancer

Typhonium Plus - Alternative Cancer Treatment (Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus extract)
As a natural supplement may help to combat cancer/tumor and stimulate anti body.

Typhonium Plus may help to cure breast, colon, rectum, liver, prostate, leukemia, cervical cancer and lung cancer.

Cancer is not one specific disease. It is a process that can affect any organ of the body. A healthy human body consists of normal growing cells which carry out the life processes in a normal and orderly manner. A normal living cell can, for various unfortunate reasons, turn abnormal or cancerous. It multiplies in the body rapidly and excessively, forming a group of cells of uncontrollable growth resulting in a swelling. Then the abnormal cells break up and invade adjacent tissues and organs and destroy them. With each hectic, uncontrolled and disordered cell growth, the body's energies are misused and wasted. If this continues unchecked, death can occur.

Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus is a herbal plant grows in East Asia as traditional medicine to combat cancer.
How Does Typhonium Plus Affect Your Body?
Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus extract and other herbs combine help in the detoxification of the blood system. Typhonium Plus contains ribosome in acting protein (RIP), anti oxidant, and anti curcumin. Together triggered cells may in turn produce mediators that stimulate and strengthen other cells of the immune system of the body to combat the cancerous cells. Since the growth of cancerous cells is reversible given the correct chemical stimulus and environment, this explanation is not far-fetched.
Typhonium Plus is a combination of selective herbs extract which in synergy strengthening works of Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus

Typhonium Plus Registered POM TR 043 330 391 Indonesia Health Department

Suggested Usage:
Stadium I - II, take 1 capsule 2 times daily before meal.
Stadium III above, take 2 capsules 2 times daily before meal; or as directed by health care practitioner.

Composition:
Typhonium flagelliforme / Keladi Tikus 80%, Andrographis paniculata 10%, Curcuma zedoaria 10% (in extract form)

Storage::
Store at room temperature & away from children.

Packing size: :
Packing with 20 capsules.

Attention:
- Two days after consuming Typhonium Plus, you may feel stomach problem, little diare, faeces turn black and body feel fatigue.
- Sometimes patient may vomit after consumption, if this symptoms happened stop taking the capsule ,when you feel better, you can continue taking the capsules but reduce the dosage or consult with your medical practitioner.
- Pregnant women should not take these capsules

What They said about Typhonium Plus: ** Testimonial **

Manufactured by:
Global Bioscience, Jakarta, Indonesia

Distributed by:
ISG - Inti Sumatera Global, Jakarta

We would love to hear from you if you have any comments or questions. Contact us at PO BOX 6172 JKUPL 14440 A, Indonesia or Mail to : cs@cancerhelps.com.


Typhonium Plus a natural supplement from Typhonium Flagelliforme / Keladi Tikus helps to combat cancer/tumor and stimulate the forming of anti bodies.

Kanker Details:
Kanker | Pengobatan Kanker | Keladi Tikus | Kanker Payudara | Kanker Serviks

Cancer Details:
What is Cancer | Who Gets Cancer | Cancer Types | Cancer Risk Factors | Cancer Prevented | Cancer Causes | Symptoms of Cancer | What is Remission | Cancer Treated | Ask My Doctor | Cancer Articles

Recommended Articles:
How to Fight Cancer | Strategi Memerangi Kanker | Obat Kanker Alami | Pola Hidup Sehat | Tips Sembuh Kanker

Pengobatan Kanker:
Obat Kanker | Distributor Resmi | Testimonial | Cara Pesan

Copyright©Global Bioscience 2004-2009

Selasa, 14 Juli 2009

Madu, Makanan Lezat Segudang Manfaat

Madu, Makanan Lezat Segudang Manfaat
Madu Makanan Lezat Segudang Manfaat

medbroadcast.com
MAKANAN enak seringkali diidentikkan dengan makanan yang tidak sehat karena biasanya mengandung banyak gula, garam, atau lemak. Tapi, hal ini tidak berlaku bagi madu. Anda pasti sudah tahu kalau madu rasanya manis dan enak dimakan. Tapi, yang lebih penting lagi, madu tetap baik bagi kesehatan.

Madu merupakan sumber karbohidrat alami dan berfungsi mensuplai energi bagi tubuh. Madu bisa meningkatkan performa tubuh dalam waktu singkat dan mengurangi kelelahan pada otot-otot. Hal ini karena kandungan glukosa pada madu bisa diserap tubuh dengan cepat. Dengan begitu, energinya bisa langsung dirasakan. Bukankah kebanyakan gula tidak bagus untuk tubuh? Jangan cemas, madu terbukti lebih bisa menjaga kadar gula darah tetap konstan dibandingkan dengan gula yang lain.

Pembangun imunitas tubuh

Disamping berbagai manfaat lain, salah satu manfaat terpenting dari madu adalah membangun sistem kekebalan tubuh. Madu mengandung antioksidan dan zat anti bakteri yang bisa memperbaiki sistem pencernaan, menjaga Anda
tetap fit dan membantu tubuh melawan penyakit.

Tidak perlu ragu menambah asupan madu Anda. Sebuah studi dari University of California yang dipublikasikan tahun 2004 menunjukkan, mengganti gula biasa dengan satu sendok penuh madu sebagai pemanis makanan dan minuman Anda bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Berdasarkan studi tersebut, madu tidak hanya akan memuaskan selera lidah Anda tapi juga meningkatkan kadar antioksidan (yang berfugsi melawan penyakit) dalam darah. Menurut para peneliti, madu mengandung polyphenol, antioksidan kuat, yang diyakini bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker. Peneliti bahkan menyimpulkan, mengganti pemanis tradisional dengan madu merupakan pilihan yang lebih sehat.

Madu sebagai penyembuh alami

Selama ribuan tahun, madu telah dikenal sebagai salah satu obat penyembuh alami. Madu terbukti efektif menyembuhkan berbagai penyakit, seperti infeksi jamur dan sakit akibat arthritis. Kandungan antiseptik dalam madu bisa menghambat pertumbuhan bakteri tertentu dan menjaga agar luka terbuka tetap bersih dan bebas dari infeksi.

Madu telah digunkan untuk pengobatan pertama dalam mengatasi luka, luka bakar serta tusukan. Madu bisa menyerap cairan dari udara dan bersifat menyembuhkan. Kandungan anti bakterinya selain mencegah infeksi juga bisa berfungsi sebagai anti peradangan, mengurangi pembengkakan dan rasa sakit, serta bekas luka.

Meredakan efek alkohol

Jika Anda terlalu banyak minum alkohol, Anda bisa menghilangkan efeknya dengan menggunakan madu. Madu nyaman di perut serta mengandung campuran gula alami seprti fruktosa yang diyakini bisa mempercepat proses oksidasi alkohol oleh hati. Anda bisa menggunakan campuran 15 mililiter madu, 80 mililiter jus jeruk dan 70 mililiter yogurt alami.

Madu atasi sakit tenggorokan

Salah satu lagi manfaat madu adalah meredakan sakit tenggorokan. Madu tidak hanya mengurangi rasa sakitnya tapi kandungan anti bakterinya akan membunuh bakteri-bakteri penyebab infeksi.

Caranya: Minumlah satu sendok makan madu untuk meredakan rasa sakit atau berkumurlah dengan campuran 2 sendok madu, 4 sendok makan jus lemon dan sedikit garam.
FEATURES : Profil Perusahaan | Sejarah Singkat | Profil Pembaca | Karir

© 2004 - 2009 Media Indonesia. All rights reserved.
Comments & suggestions please email micom@mediaindonesia.com

Minggu, 12 Juli 2009

akar pinang

Tiap Tiap Penyakit Pasti Ada Obatnya
Di manapun di muka bumi ini, setiap orang pasti menginginkan sehat, baik jasmani maupun rohaninya. Ini berarti sehat merupakan hal yang paling utama dibandingkan apapun. Apabaila orang sakit, apalagi sampai tidak bisa berbuat apa apa, segala sesuatu menjadi tidak berarti. Harta melimpah, wajah cantin atau tampan, jabatan tinggi, atau kepandaian, tidak akan berarti apa apa jika tubuh kita sampai tergolek tidak berdaya.

Aktifitas dan menikmati hidup ini bisa dilakukan apabila tubuh sehat. demikian orangb isamenikmatim akan atau bisa merasakan cinta bergaul dnegan sesama atau keluarga apabila jasmani serta rohaninya sehat. Sakit terkadang menimbulkan penderitaan seperti suasana hati yang selalu murugn dan pesimistis. Ini tentunya membuat hidup menjadi terganggu. Kondisi demikian ini tidak hanya melemahkan kondisi jasmaninya di masa mendatang, tapij uga tidak menutup kemungkinan bisa menyebakan umur menjadi pendek.

Haji Andi
Haji Andi
Menurut telusur sejarah pengobatan, sejak jaman dulu, tumbuh tumbuhan telah dikenal sebagai sumber pengobatan yang ampuh. Mulai dari akar tumbuhan, berbagai umbi umbian, batang dan daun, kulit pohon, bunga hingga biji suatu tanaman bisa digunakan sebagai obat yang manjut.

Di Indonesia, lebih dari 1000 jenis tanaman obat traditional tersebar di seluruh provinsi yang disinyalir mampu menyembuhkan penyakit, baik yang ringan maupun yangberat.

Berbagai jenis ramuan dalam pengobatan alternatif ini ternyata cukup ampuh dalam mencegah serta melumpuhkan berbagai virus yang mematikan di dalam tubuh, seperti penyakit hepatitis, leukimia, tumor dan sebagainya. Salah satu hadists Nabi yang mengatakan bahwa "Likuli da'in dawaun" atau tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya, merpakan motto atau pegangan kita dengan harapan bahwa jangan terlalu pesimis atas penyakit yang kita derita. Selagi kita terus berikhtiar untuk sembuh, Tuhan akan tetap memberikan jalan bagi mereka yang berusaha.

Di sisi lain, kita mengenal obat obatan sintetis yang dulunya juga diambil dari tetumbuhan oleh beberapa orang ahli dari Barat. Namun, sedikit demi sedikit, obat obatan sintetis yang dicampur dengan bahan bahan kimiawi makin meluas penggunaannya. Orang berlomba memakai obat sinetis yang dianggap lebih berkhasiat, sehingga muncullah pabrik pabrik obat yang mengemas obatan sintetis dengan berbagai ukuran, rasa dan warna. Ironisnya, di tengah tengah kejayaan obat sintetis, muncullah berbagai reaksi akibat efek samping yang dialami oleh beberapa orang, diantaranya sakit kepala, kembung, mual, muntah, keringan dingin, serta berbagai gejala sakit lainnya.

Untuk itu, sebagai herbalis, kita menyerukan untuk kembali ke alam atau back to nature. Karena, secara ilmiahpun, kita jelas mengetahui khasiat obat obatan alam yang telah diuji oleh nenek moyang kita. Karenanya, membudayakan kembali tanaman obat obatan yang ada di sekeliling perlu kita galakkan kembali. Dari nilai ekonomis, harganya jelas lebih terjangkau dibandingkan obat obatan sintetis sedangkan dampak resikonya juga lebih aman.

Tetapi di sini, kami tidak ingin membeda bedakan antara obat obatan medis dan tradisional. Bahkankami sangan menginginkan suatu simbiosis mutualis yang saling menguntungkan di kedua belah pihak, yakni antara medis dan pengobatan alternative. Dan seperti halnya dalam talkshow “Akar Pinang”, kami juga bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk sama sama mendapatkan jawaban tentang teka teki penyembuhan suatu penyakit. Dengan demikian, barangkali sudah waktunya dua kutub yang dulunya suli bersinggungan ini bisa berjalan bersama sama karena keduanya pada intinya ingin menyehatkan orang yang sakit.

Akhir kata, semoga web ini bermanfaat bagi pembaca yang sudah lama ingin mengetahui tentang latar belakang konsep penyembuhan tradisional alternative lewat berbagai ramuan herbal.

Wassalam,

H. Andi Muhammad

< Prev Next >
[ Back ]

Selasa, 09 Juni 2009

Psikologi Kesehatan

Meniti Karier Ibadah Untuk Meraih Reputasi
Dalam perjalanan sejarah hidup manusia, ada tiga jenis jenjang karier yang harus dilalui. Karier...

Menggali Sosok Pemimpin Ibadah
Melihat situasi dan perkembangan dari perseteruan kepemimpinan yang marak akhir-akhir ini,...

Konsep NUR & Sukses
Nur dalam bahasa Arab adalah cahaya yang merupakan salah satu unsur kehidupan di samping tanah,...

YARSI Menyapa edisi Oktober 2008
Setelah 30 hari penuh menjalankan puasa di bulan suci Ramadlan, 1 Oktober 2008 ummat Islam memasuki...

MENGAPA HARUS BANK SYARIAH ?
Munculnya konsep bank syariah di Indonesia dimungkinkan melalui Undang-Undang Perbankan Nasional no...

KEANEKARAGAMAN FLORA : POTENSI ALAM TERSEMBUNYI YANG HARUS DIGALI
Rasa ingin tahu dan semangat untuk meneliti sesuatu sepertinya telah muncul pada saat saya pertama...

Examption Clause dan Freedom of Contract
Mengenai kemungkinan transaksi perdagangan internasional dengan menggunakan kontrak baku/standar,...

Who's Online
173 Pengunjung dan 88 Civitas online

Total Hits sejak 14/03/09:
30669 hits
YARSI Feature


Memahami Psikologi Kesehatan : Tinjauan umum dan religi

PDF Cetak E-mail
Oleh Metta Rahmadiana, MSi., Psi
Rabu, 27 Mei 2009 14:55
Harapannya semua orang berada dalam kondisi sehat. Sehat (Arab "Al-shihah"), dalam Islam bukan hanya merupakan sesuatu yang berhubungan dengan masalah fisik (jasmani), melainkan juga secara psikis (jiwa). Karena itulah Islam memperkenalkan konseps al-Shihhah wa al-afiyat (lazim diucapkan sehat wal'afiat). Maksud dari konsep itu yakni suatu kondisi sehat di mana seseorang mengalami kesehatan yang paripurna, jasmani, dan rohani atau fisik dan psikis.

Jika ada individu yang sehat, tentu ada pula individu yang sakit. Di hadapan Allah, orang sakit bukanlah orang yang hina. Mereka justru memiliki kedudukan yang sangat mulia.

"Tidaklah seorang muslim tertimpa derita dari penyakit atau perkara lain kecuali Allah hapuskan dengannya (dari sakit tersebut) kejelekan-kejelekannya (dosa-dosanya) sebagaimana pohon menggugurkan daunnya."
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim).

Psikologi kesehatan juga mencoba memahami keterkaitan antara kondisi sehat dan sakit, tidak hanya secara fisik tapi juga secara psikis. Dengan menjaga kesehatan dan kesucian jiwa kita, Insya Allah dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kekuatan fisik kita.

What makes a healthy person stay healthy?
What happens when a healthy person is then diagnosed with chronic illness?
What emotional setbacks occur to people with chronic illness?

Ketiga perilaku diatas dipelajari dalam psikologi kesehatan.

Psikologi kesehatan bertujuan untuk memahami dinamika psikologis individu yang tetap menjaga kesehatannya, dinamika psikologis individu yang sehat namun kemudian mendapat diagnosa penyakit kronis serta dinamika psikologis individu saat merespon keadaan sakit kronis yang sedang dialami.

Kita pasti pernah bertemu dengan orang yang tampak selalu sehat dan jarang sakit. Terbersit dalam benak kita, apa yang dilakukan orang tersebut sehingga kesehatannya terjaga? How does he or she maintain his or her health? Dinamika psikologis apa yang tercermin pada individu yang berhasil menjaga kesehatannya?

Kita pernah pula berjumpa dengan orang yang sehat, namun setelah orang tersebut mendapat diagnosa penyakit tertentu, muncul banyak perubahan pada dirinya. Perubahan fisik dan juga perubahan emosional. Orang tersebut menjadi lebih sensitif perasaannya-lebih emosional, menjadi kurang semangat dalam berkarya-malas, bahkan mungkin memperlihatkan perubahan perilaku yang sangat berbeda dalam kesehariannya. Dinamika psikologis apa yang terlihat pada individu yang demikian?

Kita mungkin juga pernah bertemu dengan orang yang tengah berjuang dalam menghadapi penyakit kronis yang dideritanya. Kita seolah dapat membaca cerminan jiwanya, antara yakin dan tidak yakin bahwa dirinya bisa terbebas dari penyakit yang dideritanya. Terkadang kita melihat orang itu tampak bersemangat dan akan melakukan apapun demi kesembuhannya, namun di saat lain kita meyaksikan orang tersebut berada pada puncak keputusasaannya. Sehingga apapun yang kita katakan atau kita lakukan seolah tidak terlalu bermakna bagi dirinya. Dinamika psikologis apa yang ada pada individu yang demikian?

Dinamika psikologis individu yang sehat ?

Individu ini menyadari bahwa kesehatan adalah sesuatu yang teramat penting. Bentuk kesadaran ini tercermin dalam perilaku sehat (health behaviour). Perilaku sehat adalah perilaku seseorang dalam mempertahankan status kesehatannya. Olah raga teratur dan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi adalah contoh perilaku sehat.

Individu selalu belajar (learn) dari kisah kesehatan orang lain. Proses ini adalah bagian dari dinamika psikologis orang yang sehat. Karena ia mendapatkan pemahaman (insight) bagaimana menjaga kesehatannya dan bagaimana terhindar dari penyakit yang dialami oleh orang lain. Sehingga jika ada keinginan untuk melakukan perilaku yang tidak sehat (poor health behavior) - misal merokok - akan selalu ada yang inform otaknya untuk tidak meneruskan keinginan berperilaku tidak sehat.

Dinamika psikologis individu yang sehat kemudian sakit ?

Individu yang sehat dapat melakukan banyak aktivitas secara mandiri. Ketika kemudian ia terdiagnosa dengan penyakit kronis tertentu akan muncul ketakutan dan kecemasan atas eksistensi dan performansinya. Kecemasan ini merupakan masalah tersendiri, bukan karena mendatangkan stres bagi individu namun mempengaruhi kemampuan individu dalam menjalankan fungsi kehidupan sehari-hari. Ketika suatu penyakit terjadi pada seseorang, seluruh aspek kehidupannya akan terpengaruh. Dinamika psikologis dan emosional yang muncul seringkali berupa pertanyaan seperti "siapa yang akan merawat mereka ketika mereka telah sembuh? Jika pada akhirnya mereka tidak dapat bekerja lagi, bagaimana mereka dapat membayar/menangani masalah keuangan? Jika selama ini individu tersebut merasa mampu melakukan semua hal sendiri secara mandiri, dapatkah mereka kemudian menerima keadaan baru mereka (jadi tergantung pada orang lain). Bagaimana jika individu ini tidak dapat lagi melakukan hobi lama?

Dinamika psikologis individu yang sedang menderita penyakit kronis?

Ada beberapa respon emosional yang muncul pada pasien atas penyakit kronis yang dideritanya.

1. Penolakan (Denial)

Merupakan reaksi yang umum terjadi pada penderita penyakit kronis seperti jantung, stroke dan kanker. Atas penyakit yang dideritanya ini, pasien akan memperlihatkan sikap seolah-olah penyakit yang diderita tidak terlalu berat (menolak untuk mengakui bahwa penyakit yang diderita sebenarnya berat) dan menyakini bahwa penyakit kronis ini akan segera sembuh dan hanya akan memberi efek jangka pendek (menolak untuk mengakui bahwa penyakit kronis ini belum tentu dapat disembuhkan secara total dan menolak untuk mengakui bahwa ada efek jangka panjang atas penyakit ini, misalnya perubahan body image).

2. Cemas

Setelah muncul diagnosa penyakit kronis, reaksi kecemasan merupakan sesuatu yang umum terjadi. Beberapa pasien merasa terkejut atas reaksi dan perubahan yang terjadi pada dirinya bahkan membayangkan kematian yang akan terjadi padanya. Bagi individu yang telah menjalani operasi jantung, rasa nyeri yang muncul di daerah dada, akan memberikan reaksi emosional tersendiri. Perubahan fisik yang terjadi dengan cepat akan memicu reaksi cemas pada individu dengan penyakit kanker.

3. Depresi

Depresi juga merupakan reaksi yang umum terjadi pada penderita penyakit kronis. Kurang lebih sepertiga dari individu penderita stroke, kanker dan penyakit jantung mengalami depresi.

Untuk dapat memahami respon yang terjadi atas perubahan yang ada pada penderita penyakit kronis, perlu pemahaman yang mendalam tentang diri individu (self) itu sendiri. Self merupakan salah satu konsep utama dalam ilmu psikologi. Para psikolog mengacu pada self concept sebagai keyakinan atas kualitas dan penilaian yang dimiliki seseorang.

Penyakit kronis dapat menghasilkan perubahan yang drastis pada self concept dan self esteem. Beberapa perubahan yang ada bisa bersifat sementara, walaupun ada juga yang bersifat permanen. Self concept itu sendiri merupakan bagian dari self evaluation termasuk didalamnya beberapa aspek seperti body image, prestasi, fungsi sosial dan the private self.

1. The Physical Self

Body image merupakan penilaian dan evaluasi atas fungsi dan penampilan fisik seseorang. Body image yang rendah berhubungan dengan harga diri yang rendah diikuti dengan terjadinya peningkatan depresi serta kecemasan.

2. The Achieving Self

Jika keadaan penyakit kronis menjauhkan individu dari aktivitas ini, konsep diri individu yang bersangkutan bisa terkoyak dan rusak. Namun jika pekerjaan dan hobi sama sekali tidak terpengaruh oleh keadaan sakit dan sebagainya, individu dapat memperoleh kepuasan tersendiri dan meningkatkan harga dirinya.

3. The Social Self

Sebagaimana yang telah diketahui bersama, menciptakan kembali kehidupan sosial pasien penderita penyakit kronis merupakan aspek yang penting. Bentuk sumber daya sosial yang dapat membantu individu yang menderita penyakit kronis misalnya dengan pemberian informasi, bantuan dan dukungan emosional. Partisipasi keluarga dalam proses rehabilitasi merupakan sesuatu yang sangat dianjurkan. Memberikan informasi pada anggota keluarga lain (bahkan anak-anak) yang akurat dan cukup mengenai keadaan individu yangs akit (misalnya gangguan/penyakit yang dialaminya, proses/treatment yang akan dijalaninya bahka perubahan emosional yang terlihat) merupakan sesuatu yang penting untuk dilaksanakan agar terhindar dari kebingungan dan kesalahpahaman dalam berkomunikasi antara individu yang sakit dengan pihak keluarga.

Dengan demikian, setiap individu memiliki dinamika psikologisnya tersendiri bilamana dikaitkan dengan status kesehatannya. Antara individu yang sehat, individu yang sehat kemudian sakit dan individu yang telah terkena penyakit kronis memiliki dinamika psikologis dan emosional yang harus dipahami. Psikologi kesehatan mencoba memahami aspek kejiwaan (psikologis dan emosional) individu yang berada pada salah satu situasi diatas (terlebih pada individu yang sakit).

Psikologi kesehatan ternyata dapat ditinjau dari sudut pandang religi.
Di dalam banyak ayat dalam Alquran, Allah mengisyaratkan betapa pentingnya kita memelihara kebersihan hati dan jiwa itu.

"Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk hatinya" (Q.S Al-Tagabun 64:11).

Dari lubuk hati yang bersih serta akal yang sehat, seseorang akan memperoleh kesehatan yang sempurna. Bukankah banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan disebabkan oleh faktor tidak sehatnya kedua hal tersebut?

Selain itu individu seringkali mudah terkena penyakit karena ketidakmampuannya memelihara keteraturan hidup. Tidak memiliki disiplin diri terhadap makan, tidur, istirahat, bekerja dan berolahraga. Serta kecenderungan untuk memeriksakan kesehatannya pada waktu sakit.

Padahal Islam menerapkan suatu perinsip al-wiqayat khayr mi al-ilaj (pencegahan lebih baik dari mengobati). Kiranya dapat kita pahami bahwa secara umum Allah SWT telah menyatakan bahwa semua penyakit ada obatnya.

Seperti tersurat melalui pernyataan Nabi Ibrahim as. bahwa,
"Apabila aku (Ibrahim as) sakit, Dialah yang menyembuhkan aku"
(Alquran surah As-Syu'ara ayat 80).

Orang yang selalu tawakal, berpikiran positif, dan selalu menjaga kesucian hatinya, Insya Allah pikirannya akan tenang, aliran darahnya lancar, dan jantungnya berdetak dengan normal. Jadi jelas bahwa kesehatan jiwalah yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan fisik. Dengan menjaga kesehatan dan kesucian jiwa kita, Insya Allah dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kekuatan fisik kita.

Metta Rahmadiana, MSi., Psi
Fak. Psikologi
Universitas YARSI
Update terakhir pada Rabu, 27 Mei 2009 15:00


XHTML Validation CSS Validation
Copyright © 2008-2009. Universitas YARSI. All right reserved. Site Designed and Maintained by OPTIMA-ITT.

Sehat-Alami-4u.com

Beralihlah ke terapi alami..... karena akan sangat menunjang kesehatan anda secara berkesinambungan tanpa ada efek samping sama sekali.....

KEAMPUHAN EKSTRAK TERIPANG/GAMAT

untuk kesehatan & kecantikan alami
Setiap penyakit, ada obatnya. Jika anda belum mendapatkan kesembuhan, semoga Teripang menjadi jalan anda menikmati kesehatan sejati.
Tidaklah TUHAN menciptakan penyakit, kecuali ada obatnya. Di dasar laut sana, ada makhluk TUHAN bernama Teripang/Gamat yang telah terbukti melalui riset akademis dan medis Internasional, bermanfaat untuk penyembuhan berbagai penyakit.

Obat Tradisional Serbaguna Sejak Ratusan Tahun yang Lalu
Penggunaan Teripang (Gamat, Sea Cucumber) sebagai antiseptik tradisional dan obat serbaguna untuk berbagai penyakit sudah dikenal sejak 500 tahun yang lalu pada masyarakat Pulau Langkawi, yaitu sebuah pulau kecil di Semenanjung Malaya (Malaysia).
Biasanya, Air Sea Cucumber diminumkan kepada wanita sehabis melahirkan untuk menghentikan pendarahan, dan mempercepat proses penyembuhan luka khitan pada anak laki-laki masyarakat Pulau Langkawi.
Pada waktu itu, air Sea Cucumber (teripang, gamat) masih diolah secara tradisional sehingga memiliki kelemahan, seperti warna tidak menarik, dan berbau tidak sedap.

Saat ini, pabrik GnE telah menemukan teknologi tinggi pengolahan Sea Cucumber yang menghasilkan produk extract Teripang/Sea Cucumber (Gold-G Sea Cucumber Jelly) yang berkualitas, berwarna jernih dan tidak berbau, serta tidak mengurangi khasiat dan kandungan gizi yang terkandung di dalamnya.

DISKON MENARIK & GRATIS ONGKOS KIRIM JIKA ANDA ORDER HARI INI

Selasa, 02 Juni 2009

Tips Pola Hidup Sehat

Tips Pola Hidup Sehat


1. Kurangi makanan berlemak tinggi, seperti mentega, margarine, dan santan. Lebih baik dapatkan asupan lemak alami dari kacang-kacangan atau biji-bijian. Lupakan jeroan, otak, makanan berkuah santan kental, kulit ayam dan kuning telur. Pilihlah daging tanpa lemak, makanan berkuah bening, susu rendah lemak, susu kedelai, yogurt, putih telur, dan ikan sebagai sumber protein yang baik

2. Sedapat mungkin hindari bahan pangan atau bahan pengawet yang dalam jangka panjang dapat menjadi pemicu kanker.

3. Pilih makanan atau minuman yang berwarna putih alami (bukan di-bleach). Gunakan pewarna dari bahan makanan misalnya warnet coklatnya dari bubuk coklat, merahnya strowbery, kuningnya kunyit, dan hijaunya daun suji. Jangan menambahkan saus, kecap, garam dan bumbu-bumbu penyedap secara berlebihan. Perbanyak makan buah dan sayuran.

4. Teknik pengolahan makanan juga mempengaruhi mutu makanan. Pilih makanan dengan metode memasak dikukus, direbus, atau ditumis dengan sedikit minyak.

5. Perbanyak minum air putih, mineral 8 gelas sehari, hindari minuman beralkohol, bersoda dan minuman dengan kandungan gula dan kafein tinggi. Jus sayuran dan buah baik untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh.

CUSTOMER SERVICE
Indonesia
Tel: +62 812 9261059
Tel: +62 21 6693460
Email: cs@cancerhelps.com
Correspondent Add:
PO Box 6172
JKUPL 14440A, Indonesia

Malaysia
Tel:+60193920734
No.48, JL PP59,
Taman Pingiran Putra 43300
Selangor,Malaysia

Singapore:
Tel:+65 912 79384
111 North Bridge Road
27-01, Peninsula Plaza
Singapore 179098
TELL YOUR FRIENDS
Email this document
Print this document

Prinsip-Prinsip Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat

Semua petugas kesehatan telah mengakui bahwa pendidikan kesehatan itu penting untuk menunjang program-program kesehatan yang lain. Akan tetapi pada kenyataannya pengakuan ini tidak didukung oleh kenyataan.

Artinya dalam program-program pelayanan kesehatan kurang melibatkan pendidikan kesehatan. Meskipun program itu mungkin telah melibatkan pendidikan kesehatan tetapi kurang memberikan bobot. Argumentasi mereka adalah karena pendidikan kesehatan itu tidak segera dan jelas memperlihatkan hasil.

Dengan perkataan lain pendidikan kesehatan itu tidak segera membawa manfaat bagi masyarakat dan yang mudah dilihat atau diukur. Hal ini memang benar karena pendidikan adalah merupakan 'behavioral investment' jangka panjang. Hasil investment pendidikan kesehatan baru dapat dilihat beberapa tahun kemudian.

Dalam waktu yang pendek (immediate impact) pendidikan kesehatan hanya menghasilkan perubahan atau peningkatan pengetahuan masyarakat. Sedangkan peningkatan pengetahuan saja belum akan berpengaruh langsung terhadap indikator kesehatan.

Pengetahuan kesehatan akan berpengaruh kepada perilaku sebagai hasil jangka menengah (intermediate impact) dari pendidikan kesehatan. Selanjutnya perilaku kesehatan akan berpengaruh kepada meningkatnya indikator kesehatan masyarakat sebagai keluaran (outcome) pendidikan kesehatan.

Hal ini berbeda dengan program kesehatan yang lain, terutama program pengobatan yang dapat langsung memberikan hasil (immediate impact) terhadap penurunan kesakitan.

1. Peranan Pendidikan Kesehatan

Semua ahli kesehatan masyarakat dalam membicarakan status kesehatan mengacu kepada H.L. Blum. Dari hasil penelitiannya di Amerika Serikat sebagai salah satu negara yang sudah maju, Blum menyimpulkan bahwa lingkungan mempunyai andil yang paling besar terhadap status kesehatan.

Kemudian berturut-turut disusul oleh perilaku mempunyai andil nomor 2, pelayanan kesehatan dan keturunan mempunyai andil yang paling kecil terhadap status kesehatan. Bagaimana proprorsi pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap status kesehatan di negara-negara berkembang, terutama di Indonesia belum ada penelitian.

Apabila dilakukan penelitian mungkin perilaku mempunyai kontribusi yang lebih besar. Penelitian penulis di Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur tentang status gizi anak balita dengan menggunakan analisis stepwise, terbukti variabel perilaku terseleksi sedangkan variabel pendapatan per kapita (ekonomi) tidak terseleksi. Meskipun variabel ekonomi disini belum mewakili seluruh variabel lingkungan tetapi paling tidak pengaruh perilaku lebih besar daripada variabel-variabel lain.

Selanjutnya Lewrence Green menjelaskan bahwa perilaku itu dilatarbelakangi atau dipengaruhi oleh 3 faktor pokok yaitu faktor-faktor predisposisi (predisposing factors), faktor-faktor yang mendukung (enabling factors) dan faktor-faktor yang memperkuat atau mendorong (reinforcing factors). Oleh sebab itu pendidikan kesehatan sebagai faktor usaha intervensi perilaku harus diarahkan kepada ketiga faktor pokok tersebut. Lihat bagan hasil modifikasi pendapat Blum dan Green di bawah !

Dari bagan tersebut dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa peranan pendidikan kesehatan adalah melakukan intervensi faktor perilaku sehingga perilaku individu, kelompok atau masyarakat sesuai dengan nilai-nilai kesehatan. Dengan perkataan lain pendidikan kesehatan adalah suatu usaha untuk menyediakan kondisi psikologis dari sasaran agar mereka berperilaku sesuai dengan tuntutan nilai-nilai kesehatan.

2. Konsep Pendidikan Kesehatan

Pendidikan kesehatan adalah adalah suatu penerapan konsep pendidikan di bidang kesehatan. Dilihat dari segi pendidikan, pendidikan kesehatan adalah suatu pedagogik praktis atau praktek pendidikan. Oleh sebab itu konsep pendidikan kesehatan adalah konsep pendidikan yang diaplikasikan pada bidang kesehatan.

Konsep dasar pendidikan adalah suatu proses belajar yang berarti didalam pendidikan itu terjadi proses pertumbuhan, perkembangan atau perubahan ke arah yang lebih dewasa, lebih baik dan lebih matang pada diri individu, kelompok atau masyarakat.

Konsep ini berangkat dari suatu asumsi bahwa manusia sebagai makhluk sosial dalam kehidupannya untuk mencapai nilai-nilai hidup di dalam masyarakat selalu memerlukan bantuan orang lain yang mempunyai kelebihan (lebih dewasa, lebih pandai, lebih mampu, lebih tahu dan sebagainya). Dalam mencapai tujuan tersebut, seorang individu, kelompok atau masyarakat tidak terlepas dari kegiatan belajar.

Kegiatan atau proses belajar dapat terjadi dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. Seseorang dapat dikatakan belajar apabila didalam dirinya terjadi perubahan, dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak dapat mengerjakan menjadi dapat mengerjakan sesuatu.

Namun demikian tidak semua perubahan itu terjadi karena belajar saja, misalnya perkembangan anak dari tidak dapat berjalan menjadi dapat berjalan. Perubahan ini terjadi bukan hasil proses belajar tetapi karena proses kematangan.

Dari uraian singkat ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan belajar itu mempunyai ciri-ciri : belajar adalah kegiatan yang menghasilkan perubahan pada diri individu, kelompok, atau masyarakat yang sedang belajar, baik aktual maupun potensial. Ciri kedua dari hasil belajar adalah bahwa perubahan tersebut didapatkan karena kemampuan baru yang berlaku untuk waktu yang relatif lama. Ciri ketiga adalah bahwa perubahan itu terjadi karena usaha dan disadari, bukan karena kebetulan.

Bertitik tolak dari konsep pendidikan tersebut maka konsep pendidikan kesehatan itu juga proses belajar pada individu, kelompok atau masyarakat dari tidak tahu tentang nilai-nilai kesehatan menjadi tahu, dari tidak mampu mengatasi masalah-masalah kesehatannya sendiri menjadi mampu, dan lain sebagainya.

Berangkat dari konsep pendidikan kesehatan dan bagan di bawah, pendidikan kesehatan didefenisikan sebagai usaha atau kegiatan untuk membantu individu, kelompok atau masyarakat dalam meningkatkan kemampuan (perilaku)nya / mereka untuk mencapai kesehatannya / kesehatan mereka secara optimal.

Disamping konsep pendidikan kesehatan tersebut di atas, para ahli pendidikan kesehatan juga telah mencoba membuat batasan tentang pendidikan kesehatan yang berbeda-beda sesuai dengan konsep mereka masing-masing tentang pendidikan. Batasan-batasan yang sering dijadikan acuan antara lain dari Nyswander, Stuart, Green, tim ahli WHO dan lain sebagainya.

3. Proses Pendidikan Kesehatan

Seperti telah disebutkan di atas bahwa prinsip pokok pendidikan kesehatan adalah proses belajar. Didalam kegiatan belajar terdapat 3 persoalan pokok, yakni persoalan masukan (input), proses dan persoalan keluaran (output).

Persoalan masukan dalam pendidikan kesehatan adalah menyangkut sasaran belajar (sasaran didik) yaitu individu, kelompok, atau masyarakat yang sedang belajar itu sendiri dengan berbagai latar belakangnya.

Persoalan proses adalah mekanisme dan interaksi terjadinya perubahan kemampuan (perilaku) pada diri subjek belajar tersebut. Didalam proses ini terjadi perubahan timbal balik antara berbagai faktor, antara lain : subjek belajar, pengajar (pendidik atau fasilitator), metode & teknik belajar, alat bantu belajar, dan materi atau bahan yang dipelajari.

Sedangkan keluaran adalah merupakan hasil belajar itu sendiri yaitu berupa kemampuan atau perubahan perilaku dari subjek belajar. Proses kegiatan belajar tersebut dapat digambarkan pada bagan di bawah !

Beberapa ahli pendidikan mengelompokkan faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar ke dalam 4 kelompok besar, yakni faktor materi (bahan belajar), lingkungan, instrumental dan subjek belajar.

Faktor instrumental ini terdiri dari perangkat keras (hardware) seperti perlengkapan belajar dan alat-alat peraga dan perangkat lunak (software) seperti fasilitator belajar, metode belajar, organisasi dan sebagainya. Dalam pendidikan kesehatan subjek belajar ini dapat berupa individu, kelompok atau masyarakat.

Sumber :
Prof. Dr. Soekidjo Notoatmodjo. Prinsip-Prinsip Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Cet. ke-2, Mei. Jakarta : Rineka Cipta. 2003.