Jamur Kaya Nutrisi dari Limbah Pertanian
Ditulis oleh Istimewa
Jumat, 26 Desember 2008 02:37
Jamur Pangan
Saat ini, sudah banyak ragam jamur konsumsi dibudidayakan petani. Yang populer adalah jamur merang dan jamur kayu (tiram, shiitake, ku-ping dan champignon).
Dari beberapa spesies jamur tropika dan subtropika, jamur merang (Volvariella volvacea) merupakan jamur yang paling dikenal, terutama untuk masyarakat Asia Tenggara, dan telah lama dibudidayakan sebagai bahan pangan, karena termasuk golongan jamur yang enak rasanya.
Jamur merang umumnya tumbuh pada media yang merupakan sumber selulosa, misalnya, pada tumpukan merang, dekat limbah penggilingan padi, limbah pabrik kertas, ampas batang aren, limbah kelapa sawit, ampas sagu, sisa kapas, kulit buah pala, dan sebagainya.
Jamur merang kaya akan protein kasar dan karbohidrat bebas N (N-face carbohydrate). Tingkat kandungan serat kasar dan abu adalah moderat, sedangkan kandungan lemaknya rendah. Nilai energi jamur merang rendah, namun merupakan sumber protein dan mineral yang baik dengan kandungan kalium dan fosfor yang tinggi. Kandungan Na, Ca, Mg dan Cu, Zn , Fe cukup. Kandungan logam berat Pb dan Cd tidak ada, sehingga jamur merang sangat baik digunakan sebagai bahan makanan sehari-hari. Kandungan protein jamur merang mencapai 1, 8 persen, lemak 0.3 persen, dam karbohidrat 12 – 48 persen. Tahapan budidayanya adalah tahap isolasi, pembuatan bibit, penanaman dan pemanenan .
Jenis jamur pangan lainnya adalah jamur tiram yang banyak diusahakan di Jawa Barat. Pembiakan jamur tiram (Pleurotus ostreatus) biasanya menggunakan media tumbuh yang berasal dari limbah serbuk gergaji. Umumnya, jamur tiram tumbuh pada kayu atau serbuk kayu dari tanaman bercabang (dikotil), bertajuk rimbun, berkayu lunak, berumur lebih dari 10 tahun, bukan jenis kayu yang mengandung minyak seperti pinus.
Jenis kayu yang baik untuk media tumbuh jamur diantaranya akasia, wuru kembang, se-ngon, kemiri cina, randu alas, kapuk, dadap, golongan beringin atau karet, ceplok piring, murbei .
Jamur tiram mengandung 18 macam asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh manusia dan tidak mengandung kolesterol. Komposisi dan kandungan nutrisi setiap 100 gram jamur tiram adalah 367 kalori, 10,5-30,4 persen protein, 56,6 persen karbohidrat, 1,7-2,2 persen lemak, 0.20 mg thiamin, 4.7-4.9 mg riboflavin, 77,2 mg niacin, dan 314.0 mg kalsium.
Jamur Kuping
Di daerah Yogyakarta, dominasi budidaya adalah jamur kuping. Jamur kuping termasuk jamur kayu, karena jamur ini umumnya juga menempel pada pokok kayu yang telah lapuk. Spesies jamur kuping, terutama dibedakan karena warnanya.
Jenis kayu yang lembek tidak akan baik untuk penanaman jamur kayu, apalagi jenis kayu yang mudah bertunas seperti pohon dadap (Erythrina sp) dan lain - lain. Untuk budidaya secara massal, para petani biasanya menggunakan media tanam dengan komposisi limbah serbuk gergaji, bekatui, kapur, gips, tapioka, jagung giling dan pupuk ZA. Jamur kuping hitam dan jamur kuping merah merupakan jenis jamur kuping yang banyak dikonsumsi dan dibudidayakan, terutama di Indonesia.
Jamur kuping hitam rasanya lebih enak dan harganya lebih mahal, tetapi produktivitasnya lebih rendah dibandingkan jenis jamur kuping lainnya. Kandungan gizi jamur kuping memang cukup tinggi. Air mencapai 89,1 persen, protein 4,2 persen, lemak 5,3 persen, karbohidrat 2,8 persen, N bebas 63 persen, serat 19,8 persen, abu 4,7 persen dan kalori 351,0 mg per 100 gram.
Kehadiran jamur kuping dalam menu masakan dapat menjadi penawar zat toksik dalam bahan makanan. Misalnya, logam berat, deterjen, atau residu pestisida. Disamping itu, zat pada jamur kuping dapat menonaktifkan kolesterol. Perkembangan terakhir membuktikan bahwa ekstrak jamur kuping dapat menurunkan gula darah. Jamur ini dapat ditanam di daerah beriklim dingin sampai panas antara 12 - 35 derajat Celcius.
Jamur pangan lain yang bisa dibudidayakan adalah jamur shiitake ( Lentinula edodes). Shiitake merupakan salah satu jamur konsumsi yang paling mudah dibudidayakan. Jamur ini disebut juga jamur kayu cokelat, karena tumbuhnya di kayu, dan warna tudungnya kecoklatan.
Shiitake dapat digunakan sebagai penurun gula darah, anti-kanker/tumor. Sedangkan studi lanjutan di Jepang menyebutkan lentinen efektif melawan virus influenza. Media tanam shiitake secara tradisio-nal biasanya menggunakan pokok kayu yang dilubangi. Sedangkan secara modern menggunakan limbah serbuk gergaji kering yang diayak dengan ditambah bahan pembantu bekatul (limbah penggilingan padi) dan dedak jagung, sukrosa dan kalsium karbonat.
Kandungan gizi dari persentase berat kering (100 g) adalah 13, 4-17, 5 persen protein kasar, 4,9-8,9 persen lemak kasar, 67,5-78,0 persen total karbohidrat (+N), 59,5-70, 7 persen karbohidrat (tanpa N), 7,3-8,0 persen serat kasar, 3,7-7,0 persen abu, dan 387-392 kalori. Kandungan asam aminonya adalah leucine, isoleucine, valine, tryptophan, lysine, threonine, phenylalanine, methionine, histidine.
Minggu, 15 November 2009
Kontradiksi Konsumsi Kopi
Kontradiksi Konsumsi Kopi Antara Manfaat dan Risiko Kesehatan
kontradiksi_konsumsi_kopi_antara_manfaat_dan_risiko_kesehatan.jpg Siapa tak kenal kopi? Minuman yang populer di seluruh penjuru dunia ini sudah akrab dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Orang sudah mengenal dan menikmati berbagai sajian kopi mulai dari kopi tubruk biasa, kopi instan atau kopi yang dinikmati dengan campuran berbagai jenis bahan lain seperti krimer, susu, coklat, ginseng, dan masih banyak lagi. Bahkan kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat urban yang dinikmati di berbagai kafe-kafe kopi ternama dunia dan tempat-tempat bersosialisasi dimanapun. Muncul juga istilah "coffee break" yang menandakan waktu istirahat untuk mengkonsumi kopi.
Kopi mengandung berbagai macam zat yang bersifat psikotropika ketika direspon oleh mekanisme pertahanan tubuh kita. Salah satunya, kopi mengandung kafein yang mampu menstimulasi produksi dua hormon perangsang yaitu cortisone dan adrenalin. Akibatnya dalam waktu singkat kopi mampu berpengaruh menghilangkan kantuk, meningkatkan kesadaran mental, pikiran, fokus, dan respon. Karena itulah kopi biasa dikonsumsi saat pagi hari, membantu terjaga di malam hari, dan ketika kondisi lelah setelah seharian beraktifitas. Alhasil kopi semakin membuat jam terjaga manusia lebih lama daripada jam tidurnya dan bekerja lebih lama daripada istirahat.
Manfaat kopi tersebut menjadikannya "obat" perangsang paling populer di dunia. Bahkan lembaga olahraga internasional menyatakan bahwa kopi adalah legal untuk dikonsumsi sebagai penambah tenaga bagi para atlet sebelum bertanding. Karenanya jangan heran kalau beberapa atlet olahraga meminum black coffee atau kopi tanpa gula sebelum berlaga. Namun kandungan zat-zat dalam kopi juga berpengaruh terhadap kesehatan terutama ketika dosisnya berlebihan. Hasil penelitian mengenai pengaruh kopi terhadap kesehatan oleh para ahli di seluruh dunia masih menyatakan hal yang kontradiktif. Orang yang ingin sedikit terhindar dari efek kafein dapat memilih kopi non kafein atau decaffeinate coffee meski rasa khas kopinya akan berkurang.
Manfaat Kesehatan
Meningkatkan mood, mental, kewaspadaan, dan kemampuan kognitif
Manfaat terbaik dari konsumsi kopi atau kafein adalah kemampuannya meningkatkan mood, performa fisik dan mental. Menurut Roland Griffiths dari Johns Hopkins School of Medicine, mereka yang mengkonsumsi minimal 200 mg kafein atau setara dengan 480 ml kopi memperlihatkan reaksi mood yang baik, senang, berenergi, perhatian yang tajam, ramah dan mudah bergaul. Memori verbal dan kecepatan respon juga meningkat bagi mereka yang mengkonsumsi kopi secara teratur. Penikmat kopi yang berusia lanjut menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif terbesar.
Banyak orang Amerika yang mengalami gangguan tidur bergantung pada kopi untuk membantu mereka beraktivitas sehari-hari dan membantu kemampuan mengemudi. Konsumsi kopi membuat mereka lebih waspada, fokus, bereaksi lebih baik, mempertajam ingatan dan membantu menjalankan pekerjaan atau aktifitas yang rumit.
Meningkatkan daya tahan dan performa fisik
Untuk mereka yang aktif, konsumsi kafein mampu meningkatkan daya tahan dalam aktifitas aerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu panjang, dan membutuhkan daya tahan misalnya berjalan, berlari, berenang, dan bersepeda). Sementara konsumsi kafein mampu meningkatkan performa untuk mereka yang melakukan aktifitas anaerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu pendek, dan membutuhkan power seperti angkat beban dan angkat besi). Hal tersebut bisa disebabkan karena efek konsumsi kafein mampu mengurangi persepsi rasa sakit dan membantu kemampuan membakar lemak untuk bahan bakar daripada karbohidrat.
Sebagai analgesik
Kafein dalam kopi mampu meningkatkan efektifitas pengobatan penghilang rasa sakit (pain killers) terutama migrain dan sakit kepala. Karena alasan ini pula beberapa obat sakit kepala mengandung kafein dalam formulanya.
Sebagai antioksidan
Kopi mengandung zat antikanker bernama methylpyridinium yang artinya berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan methylpyridinium ini terkandung baik dalam kopi berkafein maupun tidak dan bahkan dalam kopi instan.
Mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Dementia
Beberapa studi menunukkan mereka yang mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko terkena penyakit Alzheimer daripada yang hanya menkonsumsi kurang dari 1 cangkir sehari. Berkaitan dengan hasil tersebut, peminum 3-5 cangkir kopi sehari juga berkurang risikonya terkena penyakit dementia.
Mengalami penurunan risiko batu ginjal dan kandung kemih
Dua penelitian terhadap para pengkonsumsi kopi berkafein oleh Harvard School of Public Health menunjukkan korelasi penurunan penyakit batu ginjal dan kandung kemih pada pria maupun wanita.
Mengurangi risiko penyakit Parkinson
Beberapa penelitian terkini tentang manfaat konsumsi kopi terhadap penyakit malah semakin mempopulerkan kopi. Misalnya hasil ulasan dari 13 penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi kopi sebanyak 3,5 cangkir kopi sehari mengandung kafein mengalami penurunan risiko sebesar 30% dari penyakit Parkinson.
Antidiabetes
Ulasan lainnya menemukan bahwa para penikmat 4-6 cangkir kopi sehari (mengandung kafein atau tidak) juga mengalami penurunan risiko penyakit Diabetes tipe 2 sebesar 28% daripada yang tidak mengkonsumi kopi. Manfaat ini diperoleh karena kandungan zat-zat antioksidan dan asam chlorogenic pada kopi.
Mengurangi risiko sirosis hati
Meskipun mekanisme dan jumlah konsumsi yang disarankan belum jelas, namun kebiasaan minum kopi juga mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan risiko hepatocellular carcinoma yaitu kanker hati primer yang biasanya terjadi pada penderita yang sudah mempunyai sirosis.
Menurunkan risiko kanker mulut, esofagis dan faring
Konsumsi kopi juga menunjukkan hasil berkurangnya risiko penyakit kanker mulut, esofagis, dan faring.
Mencegah konstipasi
Kopi berkafein maupun tidak berkafein bersifat sebagai stimulan peristaltik usus dan dianggap mampu mencegah konstipasi. Beberapa ahli pengobatan alternatif bahkan menganjurkan kopi sebagai "pembersih usus."
Mencegah karang gigi
Kandungan tannin dalam kopi yang berfungsi sebagai senyawa polifenol juga mampu mengurangi potensi cariogenic dalam makanan sehingga mencegah karang gigi dan pembentukan plak.
Mengurangi risiko penyakit gout
Dalam sebuah penelitian besar selama 12 tahun atas 45 ribu orang pria berusia diatas 40 tahun, risiko terjadinya penyakit gout menurun seiring banyaknya kopi yang dikonsumsi.
Mitos Kafein
Selama beberapa tahun, masyarakat umum percaya terhadap beberapa mitos soal kopi. Karena itu pada bulan Maret 2008, Center for Science in the Public Interest mempublikasikan hasil penelitian ilmiah menyeluruh soal kopi dalam Nutrition Action Healthletter. Penemuan dan hasil dari berbagai penelitian tersebut diantaranya menyatakan :
Hidrasi
Mitos menyatakan jika minuman mengandung kafein akan menyebabkan diuretik atau retensi urin. Namun penelitian membuktikan orang yang mengkonsumsi sampai dengan 550 mg kafein tidak mengalami retensi urin lebih banyak daripada ketika mengkonsumsi minuman bebas kafein. Namun retensi urin terjadi ketika konsumsi kafein mencapai diatas 575 mg. Jadi sebagai contohnya, secangkir Starbucks grande yang mengandung 330 mg kafein tidak akan serta merta membuat Anda cepat mengalami retensi urin daripada meminum setengah liter air putih biasa.
Penyakit Jantung
Para penderita penyakit jantung, terutama yang juga mempunyai tekanan darah tinggi, seringkali disarankan untuk menghindari konsumsi kafein karena sifatnya sebagai stimulan. Tetapi sebuah analisa atas 10 penelitian terhadap 400 ribu orang peminum kopi (mengandung kafein ataupun tidak) setiap hari tidak menunjukkan peningkatan risiko penyakit jantung.
Menurut para ahli kardiologi dari University of California, San Francisco, hanya sedikit bukti yang menunjukkan konsumsi kopi dan/ atau kafein dalam dosis biasa mampu meningkatkan risiko serangan jantung, kematian akibat serangan jantung, atau ritme jantung yang abnormal. Bahkan penelitian atas 27 ribu wanita yang mengkonsumsi 1-3 cangkir kopi/hari selama 15 tahun di Iowa Women's Health Study, mengalami penurunan resiko penyakit kardiovaskular sebesar 24%, meskipun manfaat ini menurun jika konsumsi kopi meningkat.
Hipertensi
Kafein seringkali dianggap meningkatkan tekanan darah. Tetapi dalam penelitian atas 155 ribu wanita yang biasa mengkonsumsi kopi mengandung kafein ataupun tidak selama 10 tahun tidak menunjukkan perkembangan hipertensi daripada mereka yang bukan peminum kopi. Peningkatan risiko hipertensi malah ditemukan pada peminum cola. Bahkan penelitian dari John Hopkins Hospital, rumah sakit terbaik di AS, terhadap seribu orang laki-laki selama 33 tahun menyatakan bahwa kebiasaan minum kopi hanya berpengaruh sangat kecil atas risiko penyakit hipertensi.
Kanker
Pada tahun 1981, kepanikan sempat melanda pecinta kopi ketika sebuah penelitian dari Harvard menyatakan konsumsi kopi dapat meningkatkan risiko kanker pankreas. Usut punya usut ternyata bukan kopi yang jadi penyebab, tetapi kebiasaan merokok.
Dalam sebuah ulasan dari 66 penelitian di tahun 2007, para ilmuwan menyatakan bahwa kecil sekali pengaruh konsumsi kopi terhadap risiko berkembangnya kanker pankreas atau ginjal. Dan penelitian terhadap 59 ribu wanita di Swedia yang biasa mengkonsumsi kopi atau teh tidak menunjukkan hubungan dengan kanker payudara.
Namun perlu Anda catat, bahwa kopi mengandung tak kurang dari 1.000 zat yang lebih dari separuhnya adalah zat karsinogen.
Keropos Tulang
Meski beberapa observasi menyatakana adanya kaitan antara konsumsi kafein dan pengeroposan dan keretakan tulang, namun beberapa penelitian fisiologi manusia hanya menemukan sedikit pengurangan penyerapan kalsium dan tidak ada pengaruh pembuangan kalsium. Faktanya hanyalah peralihan kebiasaan konsumsi susu menjadi konsumsi kopi atau teh. Menurut Dr. Robert Heaney dari Creighton University, konsumsi sekecil 1-2 sendok susu sudah bisa mengimbangi efek negatif kafein terhadap kalsium. Jadi dia menegaskan, asalkan asupan makanan/ minuman mengandung kalsium sudah mencukupi maka tidak ada masalah untuk terus menikmati kopi atau teh.
Efek Negatif Bagi Kesehatan
Menimbulkan insomnia dan rasa gelisah
Kecuali memang ingin terjaga, kalau Anda tidak ingin mengalami gangguan tidur, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi kopi. Konsumsi kopi dalam jumlah yang berlebihan juga akan menyebabkan rasa gelisah, mudah marah, jantung berdebar, dan bahkan depresi.
Masalah saluran pencernaan
Sifat stimulan kopi sebagai peristaltik usus menyebabkan kondisi sakit perut terutama bagi mereka yang sensitif. Penderita radang lambung (gastritis) dan radang usus besar (colitis) juga tidak dianjurkan mengkonsumsi kopi.
Membuat noda di gigi
Kabar buruk juga bagi pecinta kopi karena seperti halnya teh, kopi juga dapat meninggalkan noda di gigi.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil
Konsumsi kopi yang berlebihan hingga 8 cangkir sehari sangat tidak dianjurkan pada wanita hamil karena meningkatkan risiko kematian janin. Muncul juga peningkatan gejala post menopause syndrome pada wanita pengkonsumsi kopi.
Mengurangi zat besi
Konsumsi kopi dapat berpengaruh mengarah pada anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil dan janinnya. Kopi juga terkait dengan berkurangnya penyerapan zat besi.
Jadi apapun pilihan kopi Anda, apakah itu kopi tubruk, black coffee, kopi susu, cappuccino, kopi moka, espresso, latte, atau frappuccino, nikmati saja "obat perangsang" terpopuler ini untuk menemani aktivitas sehari-hari Anda. Tentunya tidak dalam jumlah yang berlebihan untuk menjaga agar Anda tetap sehat.
* Food & Nutrition
* Exercise & Healthy Living
Keju, Si Bau yang Kaya Protein
Jika Anda pernah mendengar istilah cheesy feet, tentu yang dimaksud adalah kaki berbau kurang sedap mirip bau keju. Meski keju berbau kurang sedap, namun nutrisi keju lebih tinggi daripada susu biasa dalam jumlah sama.
more . . .
Air Sebagai Nutrisi Tubuh Paling Vital
Manusia dapat bertahan hidup selama beberapa minggu tanpa makanan, tetapi hanya dapat bertahan beberapa hari tanpa air. Tubuh manusia terdiri atas 55-75 persen air. Air menjadi salah satu unsur pembentuk dasar darah, enzim-enzim pencernaan, urin, keringat, dan bahkan terkandung dalam jaringan otot, lemak, dan tulang.
more . . .
* The Magz
* LIFE
* Mailing List
* SMS Center
* Forum
Sportindo.com - The Magz Nopember 2009
* Special Edition Olympia Weekend 2009
* Ultimate Nutrition Sponsori Kejuaraan Binaraga Terbesar di Dunia
* Traveling Log: Trip of PT Jaya Sportindo Management to USA
Join, cari teman, dan sharing mengenai fitness, healthy lifestyle, diet dan suplemen.
Email
Password
[ Register ] [ Forgot Password? ] [ Verify Email ]
Bergabung di Mailing List Sportindo untuk berdiskusi masalah suplemen dan latihan bersama pakar-pakarnya.
Email
Daftarkan No Handphone Anda untuk mendapatkan informasi seputar suplemen secara gratis dari m-Sportindo.
Nama
Handphone
Kota
Pojok Langsing - Supported By WebGaul.CoM latest discussions:
* [ASK]Latihan Gym
* kembali diettt :)
more . . .
Customer Service
Customer Service 1 Customer Service 1
Customer Service 2 Customer Service 2
Product Consultant Product Consultant
konsultasi@sportindo.com
Testimonial
* Halo, Selama ini saya selalu memakai produk Ultimate karena harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Ultimate memang Ok..!
Benny (owner Kebo Lajer Gym Banyuwangi - Jatim)
Shoutbox
Untuk konsultasi silahkan gabung dan bertanya di Milis Sportindo kami.
Warna Merah = Staff Sportindo
NickName:
Message:
Copyright ©2007, Sportindo. All Rights Reserved. A ZEIN Client.
Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.
kontradiksi_konsumsi_kopi_antara_manfaat_dan_risiko_kesehatan.jpg Siapa tak kenal kopi? Minuman yang populer di seluruh penjuru dunia ini sudah akrab dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Orang sudah mengenal dan menikmati berbagai sajian kopi mulai dari kopi tubruk biasa, kopi instan atau kopi yang dinikmati dengan campuran berbagai jenis bahan lain seperti krimer, susu, coklat, ginseng, dan masih banyak lagi. Bahkan kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat urban yang dinikmati di berbagai kafe-kafe kopi ternama dunia dan tempat-tempat bersosialisasi dimanapun. Muncul juga istilah "coffee break" yang menandakan waktu istirahat untuk mengkonsumi kopi.
Kopi mengandung berbagai macam zat yang bersifat psikotropika ketika direspon oleh mekanisme pertahanan tubuh kita. Salah satunya, kopi mengandung kafein yang mampu menstimulasi produksi dua hormon perangsang yaitu cortisone dan adrenalin. Akibatnya dalam waktu singkat kopi mampu berpengaruh menghilangkan kantuk, meningkatkan kesadaran mental, pikiran, fokus, dan respon. Karena itulah kopi biasa dikonsumsi saat pagi hari, membantu terjaga di malam hari, dan ketika kondisi lelah setelah seharian beraktifitas. Alhasil kopi semakin membuat jam terjaga manusia lebih lama daripada jam tidurnya dan bekerja lebih lama daripada istirahat.
Manfaat kopi tersebut menjadikannya "obat" perangsang paling populer di dunia. Bahkan lembaga olahraga internasional menyatakan bahwa kopi adalah legal untuk dikonsumsi sebagai penambah tenaga bagi para atlet sebelum bertanding. Karenanya jangan heran kalau beberapa atlet olahraga meminum black coffee atau kopi tanpa gula sebelum berlaga. Namun kandungan zat-zat dalam kopi juga berpengaruh terhadap kesehatan terutama ketika dosisnya berlebihan. Hasil penelitian mengenai pengaruh kopi terhadap kesehatan oleh para ahli di seluruh dunia masih menyatakan hal yang kontradiktif. Orang yang ingin sedikit terhindar dari efek kafein dapat memilih kopi non kafein atau decaffeinate coffee meski rasa khas kopinya akan berkurang.
Manfaat Kesehatan
Meningkatkan mood, mental, kewaspadaan, dan kemampuan kognitif
Manfaat terbaik dari konsumsi kopi atau kafein adalah kemampuannya meningkatkan mood, performa fisik dan mental. Menurut Roland Griffiths dari Johns Hopkins School of Medicine, mereka yang mengkonsumsi minimal 200 mg kafein atau setara dengan 480 ml kopi memperlihatkan reaksi mood yang baik, senang, berenergi, perhatian yang tajam, ramah dan mudah bergaul. Memori verbal dan kecepatan respon juga meningkat bagi mereka yang mengkonsumsi kopi secara teratur. Penikmat kopi yang berusia lanjut menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif terbesar.
Banyak orang Amerika yang mengalami gangguan tidur bergantung pada kopi untuk membantu mereka beraktivitas sehari-hari dan membantu kemampuan mengemudi. Konsumsi kopi membuat mereka lebih waspada, fokus, bereaksi lebih baik, mempertajam ingatan dan membantu menjalankan pekerjaan atau aktifitas yang rumit.
Meningkatkan daya tahan dan performa fisik
Untuk mereka yang aktif, konsumsi kafein mampu meningkatkan daya tahan dalam aktifitas aerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu panjang, dan membutuhkan daya tahan misalnya berjalan, berlari, berenang, dan bersepeda). Sementara konsumsi kafein mampu meningkatkan performa untuk mereka yang melakukan aktifitas anaerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu pendek, dan membutuhkan power seperti angkat beban dan angkat besi). Hal tersebut bisa disebabkan karena efek konsumsi kafein mampu mengurangi persepsi rasa sakit dan membantu kemampuan membakar lemak untuk bahan bakar daripada karbohidrat.
Sebagai analgesik
Kafein dalam kopi mampu meningkatkan efektifitas pengobatan penghilang rasa sakit (pain killers) terutama migrain dan sakit kepala. Karena alasan ini pula beberapa obat sakit kepala mengandung kafein dalam formulanya.
Sebagai antioksidan
Kopi mengandung zat antikanker bernama methylpyridinium yang artinya berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan methylpyridinium ini terkandung baik dalam kopi berkafein maupun tidak dan bahkan dalam kopi instan.
Mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Dementia
Beberapa studi menunukkan mereka yang mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko terkena penyakit Alzheimer daripada yang hanya menkonsumsi kurang dari 1 cangkir sehari. Berkaitan dengan hasil tersebut, peminum 3-5 cangkir kopi sehari juga berkurang risikonya terkena penyakit dementia.
Mengalami penurunan risiko batu ginjal dan kandung kemih
Dua penelitian terhadap para pengkonsumsi kopi berkafein oleh Harvard School of Public Health menunjukkan korelasi penurunan penyakit batu ginjal dan kandung kemih pada pria maupun wanita.
Mengurangi risiko penyakit Parkinson
Beberapa penelitian terkini tentang manfaat konsumsi kopi terhadap penyakit malah semakin mempopulerkan kopi. Misalnya hasil ulasan dari 13 penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi kopi sebanyak 3,5 cangkir kopi sehari mengandung kafein mengalami penurunan risiko sebesar 30% dari penyakit Parkinson.
Antidiabetes
Ulasan lainnya menemukan bahwa para penikmat 4-6 cangkir kopi sehari (mengandung kafein atau tidak) juga mengalami penurunan risiko penyakit Diabetes tipe 2 sebesar 28% daripada yang tidak mengkonsumi kopi. Manfaat ini diperoleh karena kandungan zat-zat antioksidan dan asam chlorogenic pada kopi.
Mengurangi risiko sirosis hati
Meskipun mekanisme dan jumlah konsumsi yang disarankan belum jelas, namun kebiasaan minum kopi juga mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan risiko hepatocellular carcinoma yaitu kanker hati primer yang biasanya terjadi pada penderita yang sudah mempunyai sirosis.
Menurunkan risiko kanker mulut, esofagis dan faring
Konsumsi kopi juga menunjukkan hasil berkurangnya risiko penyakit kanker mulut, esofagis, dan faring.
Mencegah konstipasi
Kopi berkafein maupun tidak berkafein bersifat sebagai stimulan peristaltik usus dan dianggap mampu mencegah konstipasi. Beberapa ahli pengobatan alternatif bahkan menganjurkan kopi sebagai "pembersih usus."
Mencegah karang gigi
Kandungan tannin dalam kopi yang berfungsi sebagai senyawa polifenol juga mampu mengurangi potensi cariogenic dalam makanan sehingga mencegah karang gigi dan pembentukan plak.
Mengurangi risiko penyakit gout
Dalam sebuah penelitian besar selama 12 tahun atas 45 ribu orang pria berusia diatas 40 tahun, risiko terjadinya penyakit gout menurun seiring banyaknya kopi yang dikonsumsi.
Mitos Kafein
Selama beberapa tahun, masyarakat umum percaya terhadap beberapa mitos soal kopi. Karena itu pada bulan Maret 2008, Center for Science in the Public Interest mempublikasikan hasil penelitian ilmiah menyeluruh soal kopi dalam Nutrition Action Healthletter. Penemuan dan hasil dari berbagai penelitian tersebut diantaranya menyatakan :
Hidrasi
Mitos menyatakan jika minuman mengandung kafein akan menyebabkan diuretik atau retensi urin. Namun penelitian membuktikan orang yang mengkonsumsi sampai dengan 550 mg kafein tidak mengalami retensi urin lebih banyak daripada ketika mengkonsumsi minuman bebas kafein. Namun retensi urin terjadi ketika konsumsi kafein mencapai diatas 575 mg. Jadi sebagai contohnya, secangkir Starbucks grande yang mengandung 330 mg kafein tidak akan serta merta membuat Anda cepat mengalami retensi urin daripada meminum setengah liter air putih biasa.
Penyakit Jantung
Para penderita penyakit jantung, terutama yang juga mempunyai tekanan darah tinggi, seringkali disarankan untuk menghindari konsumsi kafein karena sifatnya sebagai stimulan. Tetapi sebuah analisa atas 10 penelitian terhadap 400 ribu orang peminum kopi (mengandung kafein ataupun tidak) setiap hari tidak menunjukkan peningkatan risiko penyakit jantung.
Menurut para ahli kardiologi dari University of California, San Francisco, hanya sedikit bukti yang menunjukkan konsumsi kopi dan/ atau kafein dalam dosis biasa mampu meningkatkan risiko serangan jantung, kematian akibat serangan jantung, atau ritme jantung yang abnormal. Bahkan penelitian atas 27 ribu wanita yang mengkonsumsi 1-3 cangkir kopi/hari selama 15 tahun di Iowa Women's Health Study, mengalami penurunan resiko penyakit kardiovaskular sebesar 24%, meskipun manfaat ini menurun jika konsumsi kopi meningkat.
Hipertensi
Kafein seringkali dianggap meningkatkan tekanan darah. Tetapi dalam penelitian atas 155 ribu wanita yang biasa mengkonsumsi kopi mengandung kafein ataupun tidak selama 10 tahun tidak menunjukkan perkembangan hipertensi daripada mereka yang bukan peminum kopi. Peningkatan risiko hipertensi malah ditemukan pada peminum cola. Bahkan penelitian dari John Hopkins Hospital, rumah sakit terbaik di AS, terhadap seribu orang laki-laki selama 33 tahun menyatakan bahwa kebiasaan minum kopi hanya berpengaruh sangat kecil atas risiko penyakit hipertensi.
Kanker
Pada tahun 1981, kepanikan sempat melanda pecinta kopi ketika sebuah penelitian dari Harvard menyatakan konsumsi kopi dapat meningkatkan risiko kanker pankreas. Usut punya usut ternyata bukan kopi yang jadi penyebab, tetapi kebiasaan merokok.
Dalam sebuah ulasan dari 66 penelitian di tahun 2007, para ilmuwan menyatakan bahwa kecil sekali pengaruh konsumsi kopi terhadap risiko berkembangnya kanker pankreas atau ginjal. Dan penelitian terhadap 59 ribu wanita di Swedia yang biasa mengkonsumsi kopi atau teh tidak menunjukkan hubungan dengan kanker payudara.
Namun perlu Anda catat, bahwa kopi mengandung tak kurang dari 1.000 zat yang lebih dari separuhnya adalah zat karsinogen.
Keropos Tulang
Meski beberapa observasi menyatakana adanya kaitan antara konsumsi kafein dan pengeroposan dan keretakan tulang, namun beberapa penelitian fisiologi manusia hanya menemukan sedikit pengurangan penyerapan kalsium dan tidak ada pengaruh pembuangan kalsium. Faktanya hanyalah peralihan kebiasaan konsumsi susu menjadi konsumsi kopi atau teh. Menurut Dr. Robert Heaney dari Creighton University, konsumsi sekecil 1-2 sendok susu sudah bisa mengimbangi efek negatif kafein terhadap kalsium. Jadi dia menegaskan, asalkan asupan makanan/ minuman mengandung kalsium sudah mencukupi maka tidak ada masalah untuk terus menikmati kopi atau teh.
Efek Negatif Bagi Kesehatan
Menimbulkan insomnia dan rasa gelisah
Kecuali memang ingin terjaga, kalau Anda tidak ingin mengalami gangguan tidur, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi kopi. Konsumsi kopi dalam jumlah yang berlebihan juga akan menyebabkan rasa gelisah, mudah marah, jantung berdebar, dan bahkan depresi.
Masalah saluran pencernaan
Sifat stimulan kopi sebagai peristaltik usus menyebabkan kondisi sakit perut terutama bagi mereka yang sensitif. Penderita radang lambung (gastritis) dan radang usus besar (colitis) juga tidak dianjurkan mengkonsumsi kopi.
Membuat noda di gigi
Kabar buruk juga bagi pecinta kopi karena seperti halnya teh, kopi juga dapat meninggalkan noda di gigi.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil
Konsumsi kopi yang berlebihan hingga 8 cangkir sehari sangat tidak dianjurkan pada wanita hamil karena meningkatkan risiko kematian janin. Muncul juga peningkatan gejala post menopause syndrome pada wanita pengkonsumsi kopi.
Mengurangi zat besi
Konsumsi kopi dapat berpengaruh mengarah pada anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil dan janinnya. Kopi juga terkait dengan berkurangnya penyerapan zat besi.
Jadi apapun pilihan kopi Anda, apakah itu kopi tubruk, black coffee, kopi susu, cappuccino, kopi moka, espresso, latte, atau frappuccino, nikmati saja "obat perangsang" terpopuler ini untuk menemani aktivitas sehari-hari Anda. Tentunya tidak dalam jumlah yang berlebihan untuk menjaga agar Anda tetap sehat.
* Food & Nutrition
* Exercise & Healthy Living
Keju, Si Bau yang Kaya Protein
Jika Anda pernah mendengar istilah cheesy feet, tentu yang dimaksud adalah kaki berbau kurang sedap mirip bau keju. Meski keju berbau kurang sedap, namun nutrisi keju lebih tinggi daripada susu biasa dalam jumlah sama.
more . . .
Air Sebagai Nutrisi Tubuh Paling Vital
Manusia dapat bertahan hidup selama beberapa minggu tanpa makanan, tetapi hanya dapat bertahan beberapa hari tanpa air. Tubuh manusia terdiri atas 55-75 persen air. Air menjadi salah satu unsur pembentuk dasar darah, enzim-enzim pencernaan, urin, keringat, dan bahkan terkandung dalam jaringan otot, lemak, dan tulang.
more . . .
* The Magz
* LIFE
* Mailing List
* SMS Center
* Forum
Sportindo.com - The Magz Nopember 2009
* Special Edition Olympia Weekend 2009
* Ultimate Nutrition Sponsori Kejuaraan Binaraga Terbesar di Dunia
* Traveling Log: Trip of PT Jaya Sportindo Management to USA
Join, cari teman, dan sharing mengenai fitness, healthy lifestyle, diet dan suplemen.
Password
[ Register ] [ Forgot Password? ] [ Verify Email ]
Bergabung di Mailing List Sportindo untuk berdiskusi masalah suplemen dan latihan bersama pakar-pakarnya.
Daftarkan No Handphone Anda untuk mendapatkan informasi seputar suplemen secara gratis dari m-Sportindo.
Nama
Handphone
Kota
Pojok Langsing - Supported By WebGaul.CoM latest discussions:
* [ASK]Latihan Gym
* kembali diettt :)
more . . .
Customer Service
Customer Service 1 Customer Service 1
Customer Service 2 Customer Service 2
Product Consultant Product Consultant
konsultasi@sportindo.com
Testimonial
* Halo, Selama ini saya selalu memakai produk Ultimate karena harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Ultimate memang Ok..!
Benny (owner Kebo Lajer Gym Banyuwangi - Jatim)
Shoutbox
Untuk konsultasi silahkan gabung dan bertanya di Milis Sportindo kami.
Warna Merah = Staff Sportindo
NickName:
Message:
Copyright ©2007, Sportindo. All Rights Reserved. A ZEIN Client.
Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.
Kontradiksi Konsumsi Kopi
Kontradiksi Konsumsi Kopi Antara Manfaat dan Risiko Kesehatan
kontradiksi_konsumsi_kopi_antara_manfaat_dan_risiko_kesehatan.jpg Siapa tak kenal kopi? Minuman yang populer di seluruh penjuru dunia ini sudah akrab dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Orang sudah mengenal dan menikmati berbagai sajian kopi mulai dari kopi tubruk biasa, kopi instan atau kopi yang dinikmati dengan campuran berbagai jenis bahan lain seperti krimer, susu, coklat, ginseng, dan masih banyak lagi. Bahkan kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat urban yang dinikmati di berbagai kafe-kafe kopi ternama dunia dan tempat-tempat bersosialisasi dimanapun. Muncul juga istilah "coffee break" yang menandakan waktu istirahat untuk mengkonsumi kopi.
Kopi mengandung berbagai macam zat yang bersifat psikotropika ketika direspon oleh mekanisme pertahanan tubuh kita. Salah satunya, kopi mengandung kafein yang mampu menstimulasi produksi dua hormon perangsang yaitu cortisone dan adrenalin. Akibatnya dalam waktu singkat kopi mampu berpengaruh menghilangkan kantuk, meningkatkan kesadaran mental, pikiran, fokus, dan respon. Karena itulah kopi biasa dikonsumsi saat pagi hari, membantu terjaga di malam hari, dan ketika kondisi lelah setelah seharian beraktifitas. Alhasil kopi semakin membuat jam terjaga manusia lebih lama daripada jam tidurnya dan bekerja lebih lama daripada istirahat.
Manfaat kopi tersebut menjadikannya "obat" perangsang paling populer di dunia. Bahkan lembaga olahraga internasional menyatakan bahwa kopi adalah legal untuk dikonsumsi sebagai penambah tenaga bagi para atlet sebelum bertanding. Karenanya jangan heran kalau beberapa atlet olahraga meminum black coffee atau kopi tanpa gula sebelum berlaga. Namun kandungan zat-zat dalam kopi juga berpengaruh terhadap kesehatan terutama ketika dosisnya berlebihan. Hasil penelitian mengenai pengaruh kopi terhadap kesehatan oleh para ahli di seluruh dunia masih menyatakan hal yang kontradiktif. Orang yang ingin sedikit terhindar dari efek kafein dapat memilih kopi non kafein atau decaffeinate coffee meski rasa khas kopinya akan berkurang.
Manfaat Kesehatan
Meningkatkan mood, mental, kewaspadaan, dan kemampuan kognitif
Manfaat terbaik dari konsumsi kopi atau kafein adalah kemampuannya meningkatkan mood, performa fisik dan mental. Menurut Roland Griffiths dari Johns Hopkins School of Medicine, mereka yang mengkonsumsi minimal 200 mg kafein atau setara dengan 480 ml kopi memperlihatkan reaksi mood yang baik, senang, berenergi, perhatian yang tajam, ramah dan mudah bergaul. Memori verbal dan kecepatan respon juga meningkat bagi mereka yang mengkonsumsi kopi secara teratur. Penikmat kopi yang berusia lanjut menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif terbesar.
Banyak orang Amerika yang mengalami gangguan tidur bergantung pada kopi untuk membantu mereka beraktivitas sehari-hari dan membantu kemampuan mengemudi. Konsumsi kopi membuat mereka lebih waspada, fokus, bereaksi lebih baik, mempertajam ingatan dan membantu menjalankan pekerjaan atau aktifitas yang rumit.
Meningkatkan daya tahan dan performa fisik
Untuk mereka yang aktif, konsumsi kafein mampu meningkatkan daya tahan dalam aktifitas aerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu panjang, dan membutuhkan daya tahan misalnya berjalan, berlari, berenang, dan bersepeda). Sementara konsumsi kafein mampu meningkatkan performa untuk mereka yang melakukan aktifitas anaerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu pendek, dan membutuhkan power seperti angkat beban dan angkat besi). Hal tersebut bisa disebabkan karena efek konsumsi kafein mampu mengurangi persepsi rasa sakit dan membantu kemampuan membakar lemak untuk bahan bakar daripada karbohidrat.
Sebagai analgesik
Kafein dalam kopi mampu meningkatkan efektifitas pengobatan penghilang rasa sakit (pain killers) terutama migrain dan sakit kepala. Karena alasan ini pula beberapa obat sakit kepala mengandung kafein dalam formulanya.
Sebagai antioksidan
Kopi mengandung zat antikanker bernama methylpyridinium yang artinya berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan methylpyridinium ini terkandung baik dalam kopi berkafein maupun tidak dan bahkan dalam kopi instan.
Mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Dementia
Beberapa studi menunukkan mereka yang mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko terkena penyakit Alzheimer daripada yang hanya menkonsumsi kurang dari 1 cangkir sehari. Berkaitan dengan hasil tersebut, peminum 3-5 cangkir kopi sehari juga berkurang risikonya terkena penyakit dementia.
Mengalami penurunan risiko batu ginjal dan kandung kemih
Dua penelitian terhadap para pengkonsumsi kopi berkafein oleh Harvard School of Public Health menunjukkan korelasi penurunan penyakit batu ginjal dan kandung kemih pada pria maupun wanita.
Mengurangi risiko penyakit Parkinson
Beberapa penelitian terkini tentang manfaat konsumsi kopi terhadap penyakit malah semakin mempopulerkan kopi. Misalnya hasil ulasan dari 13 penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi kopi sebanyak 3,5 cangkir kopi sehari mengandung kafein mengalami penurunan risiko sebesar 30% dari penyakit Parkinson.
Antidiabetes
Ulasan lainnya menemukan bahwa para penikmat 4-6 cangkir kopi sehari (mengandung kafein atau tidak) juga mengalami penurunan risiko penyakit Diabetes tipe 2 sebesar 28% daripada yang tidak mengkonsumi kopi. Manfaat ini diperoleh karena kandungan zat-zat antioksidan dan asam chlorogenic pada kopi.
Mengurangi risiko sirosis hati
Meskipun mekanisme dan jumlah konsumsi yang disarankan belum jelas, namun kebiasaan minum kopi juga mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan risiko hepatocellular carcinoma yaitu kanker hati primer yang biasanya terjadi pada penderita yang sudah mempunyai sirosis.
Menurunkan risiko kanker mulut, esofagis dan faring
Konsumsi kopi juga menunjukkan hasil berkurangnya risiko penyakit kanker mulut, esofagis, dan faring.
Mencegah konstipasi
Kopi berkafein maupun tidak berkafein bersifat sebagai stimulan peristaltik usus dan dianggap mampu mencegah konstipasi. Beberapa ahli pengobatan alternatif bahkan menganjurkan kopi sebagai "pembersih usus."
Mencegah karang gigi
Kandungan tannin dalam kopi yang berfungsi sebagai senyawa polifenol juga mampu mengurangi potensi cariogenic dalam makanan sehingga mencegah karang gigi dan pembentukan plak.
Mengurangi risiko penyakit gout
Dalam sebuah penelitian besar selama 12 tahun atas 45 ribu orang pria berusia diatas 40 tahun, risiko terjadinya penyakit gout menurun seiring banyaknya kopi yang dikonsumsi.
Mitos Kafein
Selama beberapa tahun, masyarakat umum percaya terhadap beberapa mitos soal kopi. Karena itu pada bulan Maret 2008, Center for Science in the Public Interest mempublikasikan hasil penelitian ilmiah menyeluruh soal kopi dalam Nutrition Action Healthletter. Penemuan dan hasil dari berbagai penelitian tersebut diantaranya menyatakan :
Hidrasi
Mitos menyatakan jika minuman mengandung kafein akan menyebabkan diuretik atau retensi urin. Namun penelitian membuktikan orang yang mengkonsumsi sampai dengan 550 mg kafein tidak mengalami retensi urin lebih banyak daripada ketika mengkonsumsi minuman bebas kafein. Namun retensi urin terjadi ketika konsumsi kafein mencapai diatas 575 mg. Jadi sebagai contohnya, secangkir Starbucks grande yang mengandung 330 mg kafein tidak akan serta merta membuat Anda cepat mengalami retensi urin daripada meminum setengah liter air putih biasa.
Penyakit Jantung
Para penderita penyakit jantung, terutama yang juga mempunyai tekanan darah tinggi, seringkali disarankan untuk menghindari konsumsi kafein karena sifatnya sebagai stimulan. Tetapi sebuah analisa atas 10 penelitian terhadap 400 ribu orang peminum kopi (mengandung kafein ataupun tidak) setiap hari tidak menunjukkan peningkatan risiko penyakit jantung.
Menurut para ahli kardiologi dari University of California, San Francisco, hanya sedikit bukti yang menunjukkan konsumsi kopi dan/ atau kafein dalam dosis biasa mampu meningkatkan risiko serangan jantung, kematian akibat serangan jantung, atau ritme jantung yang abnormal. Bahkan penelitian atas 27 ribu wanita yang mengkonsumsi 1-3 cangkir kopi/hari selama 15 tahun di Iowa Women's Health Study, mengalami penurunan resiko penyakit kardiovaskular sebesar 24%, meskipun manfaat ini menurun jika konsumsi kopi meningkat.
Hipertensi
Kafein seringkali dianggap meningkatkan tekanan darah. Tetapi dalam penelitian atas 155 ribu wanita yang biasa mengkonsumsi kopi mengandung kafein ataupun tidak selama 10 tahun tidak menunjukkan perkembangan hipertensi daripada mereka yang bukan peminum kopi. Peningkatan risiko hipertensi malah ditemukan pada peminum cola. Bahkan penelitian dari John Hopkins Hospital, rumah sakit terbaik di AS, terhadap seribu orang laki-laki selama 33 tahun menyatakan bahwa kebiasaan minum kopi hanya berpengaruh sangat kecil atas risiko penyakit hipertensi.
Kanker
Pada tahun 1981, kepanikan sempat melanda pecinta kopi ketika sebuah penelitian dari Harvard menyatakan konsumsi kopi dapat meningkatkan risiko kanker pankreas. Usut punya usut ternyata bukan kopi yang jadi penyebab, tetapi kebiasaan merokok.
Dalam sebuah ulasan dari 66 penelitian di tahun 2007, para ilmuwan menyatakan bahwa kecil sekali pengaruh konsumsi kopi terhadap risiko berkembangnya kanker pankreas atau ginjal. Dan penelitian terhadap 59 ribu wanita di Swedia yang biasa mengkonsumsi kopi atau teh tidak menunjukkan hubungan dengan kanker payudara.
Namun perlu Anda catat, bahwa kopi mengandung tak kurang dari 1.000 zat yang lebih dari separuhnya adalah zat karsinogen.
Keropos Tulang
Meski beberapa observasi menyatakana adanya kaitan antara konsumsi kafein dan pengeroposan dan keretakan tulang, namun beberapa penelitian fisiologi manusia hanya menemukan sedikit pengurangan penyerapan kalsium dan tidak ada pengaruh pembuangan kalsium. Faktanya hanyalah peralihan kebiasaan konsumsi susu menjadi konsumsi kopi atau teh. Menurut Dr. Robert Heaney dari Creighton University, konsumsi sekecil 1-2 sendok susu sudah bisa mengimbangi efek negatif kafein terhadap kalsium. Jadi dia menegaskan, asalkan asupan makanan/ minuman mengandung kalsium sudah mencukupi maka tidak ada masalah untuk terus menikmati kopi atau teh.
Efek Negatif Bagi Kesehatan
Menimbulkan insomnia dan rasa gelisah
Kecuali memang ingin terjaga, kalau Anda tidak ingin mengalami gangguan tidur, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi kopi. Konsumsi kopi dalam jumlah yang berlebihan juga akan menyebabkan rasa gelisah, mudah marah, jantung berdebar, dan bahkan depresi.
Masalah saluran pencernaan
Sifat stimulan kopi sebagai peristaltik usus menyebabkan kondisi sakit perut terutama bagi mereka yang sensitif. Penderita radang lambung (gastritis) dan radang usus besar (colitis) juga tidak dianjurkan mengkonsumsi kopi.
Membuat noda di gigi
Kabar buruk juga bagi pecinta kopi karena seperti halnya teh, kopi juga dapat meninggalkan noda di gigi.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil
Konsumsi kopi yang berlebihan hingga 8 cangkir sehari sangat tidak dianjurkan pada wanita hamil karena meningkatkan risiko kematian janin. Muncul juga peningkatan gejala post menopause syndrome pada wanita pengkonsumsi kopi.
Mengurangi zat besi
Konsumsi kopi dapat berpengaruh mengarah pada anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil dan janinnya. Kopi juga terkait dengan berkurangnya penyerapan zat besi.
Jadi apapun pilihan kopi Anda, apakah itu kopi tubruk, black coffee, kopi susu, cappuccino, kopi moka, espresso, latte, atau frappuccino, nikmati saja "obat perangsang" terpopuler ini untuk menemani aktivitas sehari-hari Anda. Tentunya tidak dalam jumlah yang berlebihan untuk menjaga agar Anda tetap sehat.
* Food & Nutrition
* Exercise & Healthy Living
Keju, Si Bau yang Kaya Protein
Jika Anda pernah mendengar istilah cheesy feet, tentu yang dimaksud adalah kaki berbau kurang sedap mirip bau keju. Meski keju berbau kurang sedap, namun nutrisi keju lebih tinggi daripada susu biasa dalam jumlah sama.
more . . .
Air Sebagai Nutrisi Tubuh Paling Vital
Manusia dapat bertahan hidup selama beberapa minggu tanpa makanan, tetapi hanya dapat bertahan beberapa hari tanpa air. Tubuh manusia terdiri atas 55-75 persen air. Air menjadi salah satu unsur pembentuk dasar darah, enzim-enzim pencernaan, urin, keringat, dan bahkan terkandung dalam jaringan otot, lemak, dan tulang.
more . . .
* The Magz
* LIFE
* Mailing List
* SMS Center
* Forum
Sportindo.com - The Magz Nopember 2009
* Special Edition Olympia Weekend 2009
* Ultimate Nutrition Sponsori Kejuaraan Binaraga Terbesar di Dunia
* Traveling Log: Trip of PT Jaya Sportindo Management to USA
Join, cari teman, dan sharing mengenai fitness, healthy lifestyle, diet dan suplemen.
Email
Password
[ Register ] [ Forgot Password? ] [ Verify Email ]
Bergabung di Mailing List Sportindo untuk berdiskusi masalah suplemen dan latihan bersama pakar-pakarnya.
Email
Daftarkan No Handphone Anda untuk mendapatkan informasi seputar suplemen secara gratis dari m-Sportindo.
Nama
Handphone
Kota
Pojok Langsing - Supported By WebGaul.CoM latest discussions:
* [ASK]Latihan Gym
* kembali diettt :)
more . . .
Customer Service
Customer Service 1 Customer Service 1
Customer Service 2 Customer Service 2
Product Consultant Product Consultant
konsultasi@sportindo.com
Testimonial
* Halo, Selama ini saya selalu memakai produk Ultimate karena harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Ultimate memang Ok..!
Benny (owner Kebo Lajer Gym Banyuwangi - Jatim)
Shoutbox
Untuk konsultasi silahkan gabung dan bertanya di Milis Sportindo kami.
Warna Merah = Staff Sportindo
NickName:
Message:
Copyright ©2007, Sportindo. All Rights Reserved. A ZEIN Client.
Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.
kontradiksi_konsumsi_kopi_antara_manfaat_dan_risiko_kesehatan.jpg Siapa tak kenal kopi? Minuman yang populer di seluruh penjuru dunia ini sudah akrab dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Orang sudah mengenal dan menikmati berbagai sajian kopi mulai dari kopi tubruk biasa, kopi instan atau kopi yang dinikmati dengan campuran berbagai jenis bahan lain seperti krimer, susu, coklat, ginseng, dan masih banyak lagi. Bahkan kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat urban yang dinikmati di berbagai kafe-kafe kopi ternama dunia dan tempat-tempat bersosialisasi dimanapun. Muncul juga istilah "coffee break" yang menandakan waktu istirahat untuk mengkonsumi kopi.
Kopi mengandung berbagai macam zat yang bersifat psikotropika ketika direspon oleh mekanisme pertahanan tubuh kita. Salah satunya, kopi mengandung kafein yang mampu menstimulasi produksi dua hormon perangsang yaitu cortisone dan adrenalin. Akibatnya dalam waktu singkat kopi mampu berpengaruh menghilangkan kantuk, meningkatkan kesadaran mental, pikiran, fokus, dan respon. Karena itulah kopi biasa dikonsumsi saat pagi hari, membantu terjaga di malam hari, dan ketika kondisi lelah setelah seharian beraktifitas. Alhasil kopi semakin membuat jam terjaga manusia lebih lama daripada jam tidurnya dan bekerja lebih lama daripada istirahat.
Manfaat kopi tersebut menjadikannya "obat" perangsang paling populer di dunia. Bahkan lembaga olahraga internasional menyatakan bahwa kopi adalah legal untuk dikonsumsi sebagai penambah tenaga bagi para atlet sebelum bertanding. Karenanya jangan heran kalau beberapa atlet olahraga meminum black coffee atau kopi tanpa gula sebelum berlaga. Namun kandungan zat-zat dalam kopi juga berpengaruh terhadap kesehatan terutama ketika dosisnya berlebihan. Hasil penelitian mengenai pengaruh kopi terhadap kesehatan oleh para ahli di seluruh dunia masih menyatakan hal yang kontradiktif. Orang yang ingin sedikit terhindar dari efek kafein dapat memilih kopi non kafein atau decaffeinate coffee meski rasa khas kopinya akan berkurang.
Manfaat Kesehatan
Meningkatkan mood, mental, kewaspadaan, dan kemampuan kognitif
Manfaat terbaik dari konsumsi kopi atau kafein adalah kemampuannya meningkatkan mood, performa fisik dan mental. Menurut Roland Griffiths dari Johns Hopkins School of Medicine, mereka yang mengkonsumsi minimal 200 mg kafein atau setara dengan 480 ml kopi memperlihatkan reaksi mood yang baik, senang, berenergi, perhatian yang tajam, ramah dan mudah bergaul. Memori verbal dan kecepatan respon juga meningkat bagi mereka yang mengkonsumsi kopi secara teratur. Penikmat kopi yang berusia lanjut menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif terbesar.
Banyak orang Amerika yang mengalami gangguan tidur bergantung pada kopi untuk membantu mereka beraktivitas sehari-hari dan membantu kemampuan mengemudi. Konsumsi kopi membuat mereka lebih waspada, fokus, bereaksi lebih baik, mempertajam ingatan dan membantu menjalankan pekerjaan atau aktifitas yang rumit.
Meningkatkan daya tahan dan performa fisik
Untuk mereka yang aktif, konsumsi kafein mampu meningkatkan daya tahan dalam aktifitas aerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu panjang, dan membutuhkan daya tahan misalnya berjalan, berlari, berenang, dan bersepeda). Sementara konsumsi kafein mampu meningkatkan performa untuk mereka yang melakukan aktifitas anaerobik (berintensitas rendah dalam jangka waktu pendek, dan membutuhkan power seperti angkat beban dan angkat besi). Hal tersebut bisa disebabkan karena efek konsumsi kafein mampu mengurangi persepsi rasa sakit dan membantu kemampuan membakar lemak untuk bahan bakar daripada karbohidrat.
Sebagai analgesik
Kafein dalam kopi mampu meningkatkan efektifitas pengobatan penghilang rasa sakit (pain killers) terutama migrain dan sakit kepala. Karena alasan ini pula beberapa obat sakit kepala mengandung kafein dalam formulanya.
Sebagai antioksidan
Kopi mengandung zat antikanker bernama methylpyridinium yang artinya berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan methylpyridinium ini terkandung baik dalam kopi berkafein maupun tidak dan bahkan dalam kopi instan.
Mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Dementia
Beberapa studi menunukkan mereka yang mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko terkena penyakit Alzheimer daripada yang hanya menkonsumsi kurang dari 1 cangkir sehari. Berkaitan dengan hasil tersebut, peminum 3-5 cangkir kopi sehari juga berkurang risikonya terkena penyakit dementia.
Mengalami penurunan risiko batu ginjal dan kandung kemih
Dua penelitian terhadap para pengkonsumsi kopi berkafein oleh Harvard School of Public Health menunjukkan korelasi penurunan penyakit batu ginjal dan kandung kemih pada pria maupun wanita.
Mengurangi risiko penyakit Parkinson
Beberapa penelitian terkini tentang manfaat konsumsi kopi terhadap penyakit malah semakin mempopulerkan kopi. Misalnya hasil ulasan dari 13 penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi kopi sebanyak 3,5 cangkir kopi sehari mengandung kafein mengalami penurunan risiko sebesar 30% dari penyakit Parkinson.
Antidiabetes
Ulasan lainnya menemukan bahwa para penikmat 4-6 cangkir kopi sehari (mengandung kafein atau tidak) juga mengalami penurunan risiko penyakit Diabetes tipe 2 sebesar 28% daripada yang tidak mengkonsumi kopi. Manfaat ini diperoleh karena kandungan zat-zat antioksidan dan asam chlorogenic pada kopi.
Mengurangi risiko sirosis hati
Meskipun mekanisme dan jumlah konsumsi yang disarankan belum jelas, namun kebiasaan minum kopi juga mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan risiko hepatocellular carcinoma yaitu kanker hati primer yang biasanya terjadi pada penderita yang sudah mempunyai sirosis.
Menurunkan risiko kanker mulut, esofagis dan faring
Konsumsi kopi juga menunjukkan hasil berkurangnya risiko penyakit kanker mulut, esofagis, dan faring.
Mencegah konstipasi
Kopi berkafein maupun tidak berkafein bersifat sebagai stimulan peristaltik usus dan dianggap mampu mencegah konstipasi. Beberapa ahli pengobatan alternatif bahkan menganjurkan kopi sebagai "pembersih usus."
Mencegah karang gigi
Kandungan tannin dalam kopi yang berfungsi sebagai senyawa polifenol juga mampu mengurangi potensi cariogenic dalam makanan sehingga mencegah karang gigi dan pembentukan plak.
Mengurangi risiko penyakit gout
Dalam sebuah penelitian besar selama 12 tahun atas 45 ribu orang pria berusia diatas 40 tahun, risiko terjadinya penyakit gout menurun seiring banyaknya kopi yang dikonsumsi.
Mitos Kafein
Selama beberapa tahun, masyarakat umum percaya terhadap beberapa mitos soal kopi. Karena itu pada bulan Maret 2008, Center for Science in the Public Interest mempublikasikan hasil penelitian ilmiah menyeluruh soal kopi dalam Nutrition Action Healthletter. Penemuan dan hasil dari berbagai penelitian tersebut diantaranya menyatakan :
Hidrasi
Mitos menyatakan jika minuman mengandung kafein akan menyebabkan diuretik atau retensi urin. Namun penelitian membuktikan orang yang mengkonsumsi sampai dengan 550 mg kafein tidak mengalami retensi urin lebih banyak daripada ketika mengkonsumsi minuman bebas kafein. Namun retensi urin terjadi ketika konsumsi kafein mencapai diatas 575 mg. Jadi sebagai contohnya, secangkir Starbucks grande yang mengandung 330 mg kafein tidak akan serta merta membuat Anda cepat mengalami retensi urin daripada meminum setengah liter air putih biasa.
Penyakit Jantung
Para penderita penyakit jantung, terutama yang juga mempunyai tekanan darah tinggi, seringkali disarankan untuk menghindari konsumsi kafein karena sifatnya sebagai stimulan. Tetapi sebuah analisa atas 10 penelitian terhadap 400 ribu orang peminum kopi (mengandung kafein ataupun tidak) setiap hari tidak menunjukkan peningkatan risiko penyakit jantung.
Menurut para ahli kardiologi dari University of California, San Francisco, hanya sedikit bukti yang menunjukkan konsumsi kopi dan/ atau kafein dalam dosis biasa mampu meningkatkan risiko serangan jantung, kematian akibat serangan jantung, atau ritme jantung yang abnormal. Bahkan penelitian atas 27 ribu wanita yang mengkonsumsi 1-3 cangkir kopi/hari selama 15 tahun di Iowa Women's Health Study, mengalami penurunan resiko penyakit kardiovaskular sebesar 24%, meskipun manfaat ini menurun jika konsumsi kopi meningkat.
Hipertensi
Kafein seringkali dianggap meningkatkan tekanan darah. Tetapi dalam penelitian atas 155 ribu wanita yang biasa mengkonsumsi kopi mengandung kafein ataupun tidak selama 10 tahun tidak menunjukkan perkembangan hipertensi daripada mereka yang bukan peminum kopi. Peningkatan risiko hipertensi malah ditemukan pada peminum cola. Bahkan penelitian dari John Hopkins Hospital, rumah sakit terbaik di AS, terhadap seribu orang laki-laki selama 33 tahun menyatakan bahwa kebiasaan minum kopi hanya berpengaruh sangat kecil atas risiko penyakit hipertensi.
Kanker
Pada tahun 1981, kepanikan sempat melanda pecinta kopi ketika sebuah penelitian dari Harvard menyatakan konsumsi kopi dapat meningkatkan risiko kanker pankreas. Usut punya usut ternyata bukan kopi yang jadi penyebab, tetapi kebiasaan merokok.
Dalam sebuah ulasan dari 66 penelitian di tahun 2007, para ilmuwan menyatakan bahwa kecil sekali pengaruh konsumsi kopi terhadap risiko berkembangnya kanker pankreas atau ginjal. Dan penelitian terhadap 59 ribu wanita di Swedia yang biasa mengkonsumsi kopi atau teh tidak menunjukkan hubungan dengan kanker payudara.
Namun perlu Anda catat, bahwa kopi mengandung tak kurang dari 1.000 zat yang lebih dari separuhnya adalah zat karsinogen.
Keropos Tulang
Meski beberapa observasi menyatakana adanya kaitan antara konsumsi kafein dan pengeroposan dan keretakan tulang, namun beberapa penelitian fisiologi manusia hanya menemukan sedikit pengurangan penyerapan kalsium dan tidak ada pengaruh pembuangan kalsium. Faktanya hanyalah peralihan kebiasaan konsumsi susu menjadi konsumsi kopi atau teh. Menurut Dr. Robert Heaney dari Creighton University, konsumsi sekecil 1-2 sendok susu sudah bisa mengimbangi efek negatif kafein terhadap kalsium. Jadi dia menegaskan, asalkan asupan makanan/ minuman mengandung kalsium sudah mencukupi maka tidak ada masalah untuk terus menikmati kopi atau teh.
Efek Negatif Bagi Kesehatan
Menimbulkan insomnia dan rasa gelisah
Kecuali memang ingin terjaga, kalau Anda tidak ingin mengalami gangguan tidur, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi kopi. Konsumsi kopi dalam jumlah yang berlebihan juga akan menyebabkan rasa gelisah, mudah marah, jantung berdebar, dan bahkan depresi.
Masalah saluran pencernaan
Sifat stimulan kopi sebagai peristaltik usus menyebabkan kondisi sakit perut terutama bagi mereka yang sensitif. Penderita radang lambung (gastritis) dan radang usus besar (colitis) juga tidak dianjurkan mengkonsumsi kopi.
Membuat noda di gigi
Kabar buruk juga bagi pecinta kopi karena seperti halnya teh, kopi juga dapat meninggalkan noda di gigi.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil
Konsumsi kopi yang berlebihan hingga 8 cangkir sehari sangat tidak dianjurkan pada wanita hamil karena meningkatkan risiko kematian janin. Muncul juga peningkatan gejala post menopause syndrome pada wanita pengkonsumsi kopi.
Mengurangi zat besi
Konsumsi kopi dapat berpengaruh mengarah pada anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil dan janinnya. Kopi juga terkait dengan berkurangnya penyerapan zat besi.
Jadi apapun pilihan kopi Anda, apakah itu kopi tubruk, black coffee, kopi susu, cappuccino, kopi moka, espresso, latte, atau frappuccino, nikmati saja "obat perangsang" terpopuler ini untuk menemani aktivitas sehari-hari Anda. Tentunya tidak dalam jumlah yang berlebihan untuk menjaga agar Anda tetap sehat.
* Food & Nutrition
* Exercise & Healthy Living
Keju, Si Bau yang Kaya Protein
Jika Anda pernah mendengar istilah cheesy feet, tentu yang dimaksud adalah kaki berbau kurang sedap mirip bau keju. Meski keju berbau kurang sedap, namun nutrisi keju lebih tinggi daripada susu biasa dalam jumlah sama.
more . . .
Air Sebagai Nutrisi Tubuh Paling Vital
Manusia dapat bertahan hidup selama beberapa minggu tanpa makanan, tetapi hanya dapat bertahan beberapa hari tanpa air. Tubuh manusia terdiri atas 55-75 persen air. Air menjadi salah satu unsur pembentuk dasar darah, enzim-enzim pencernaan, urin, keringat, dan bahkan terkandung dalam jaringan otot, lemak, dan tulang.
more . . .
* The Magz
* LIFE
* Mailing List
* SMS Center
* Forum
Sportindo.com - The Magz Nopember 2009
* Special Edition Olympia Weekend 2009
* Ultimate Nutrition Sponsori Kejuaraan Binaraga Terbesar di Dunia
* Traveling Log: Trip of PT Jaya Sportindo Management to USA
Join, cari teman, dan sharing mengenai fitness, healthy lifestyle, diet dan suplemen.
Password
[ Register ] [ Forgot Password? ] [ Verify Email ]
Bergabung di Mailing List Sportindo untuk berdiskusi masalah suplemen dan latihan bersama pakar-pakarnya.
Daftarkan No Handphone Anda untuk mendapatkan informasi seputar suplemen secara gratis dari m-Sportindo.
Nama
Handphone
Kota
Pojok Langsing - Supported By WebGaul.CoM latest discussions:
* [ASK]Latihan Gym
* kembali diettt :)
more . . .
Customer Service
Customer Service 1 Customer Service 1
Customer Service 2 Customer Service 2
Product Consultant Product Consultant
konsultasi@sportindo.com
Testimonial
* Halo, Selama ini saya selalu memakai produk Ultimate karena harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Ultimate memang Ok..!
Benny (owner Kebo Lajer Gym Banyuwangi - Jatim)
Shoutbox
Untuk konsultasi silahkan gabung dan bertanya di Milis Sportindo kami.
Warna Merah = Staff Sportindo
NickName:
Message:
Copyright ©2007, Sportindo. All Rights Reserved. A ZEIN Client.
Designed, Developed, Maintained, Optimized, Operated by ZEIN.
Langganan:
Komentar (Atom)